- Perumda Pasar Jaya mengakselerasi pengangkutan 6.970 ton sampah menumpuk di Pasar Induk Kramat Jati sejak 9 Maret 2026.
- Akselerasi dilakukan dengan berkoordinasi intensif bersama DLH DKI Jakarta dan mengerahkan 33 truk tronton.
- Pasar Jaya berencana pengadaan lima truk baru serta uji coba teknologi thermal hydrolysis sebagai solusi jangka panjang.
Suara.com - Perumda Pasar Jaya tengah melakukan upaya akselerasi untuk menangani tumpukan sampah yang menggunung di kawasan Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur.
Manager Humas Perumda Pasar Jaya, Topik Hidayatulloh, memastikan bahwa pihaknya terus mempercepat proses pengangkutan limbah tersebut dengan menggandeng berbagai instansi terkait.
“Kami terus berkoordinasi intensif dengan instansi terkait untuk memastikan seluruh tumpukan sampah dapat segera terangkut sepenuhnya,” ujar Topik di Jakarta, Sabtu (28/3/2026).
Persoalan ini mencuat ke publik setelah kondisi penumpukan sampah di pasar tersebut viral di berbagai platform media sosial dan memicu perhatian luas.
Volume sampah yang harus dievakuasi dari lokasi diperkirakan mencapai angka fantastis, yakni sekitar 6.970 ton atau setara dengan muatan 410 truk tronton.
Kondisi darurat lingkungan ini dipicu oleh adanya kendala teknis dalam penyediaan armada pengangkutan yang sudah terjadi sejak 9 Maret 2026 lalu.
Sebagai langkah nyata di lapangan, Perumda Pasar Jaya kini bersinergi secara intensif dengan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta.
Dalam kurun waktu dua hari terakhir, sebanyak 33 unit truk tronton telah dikerahkan ke lokasi untuk menguras tumpukan sampah secara bertahap.
Selain pengangkutan fisik, pihak pengelola juga melakukan penertiban dan penyaringan atau screening guna memastikan alur pembuangan sampah tetap terkendali.
Baca Juga: Gunungan Sampah Kiriman Kepung Pantai Kedonganan Bali
Perumda Pasar Jaya juga tengah memproses pengadaan lima unit truk sampah mandiri berkapasitas 16 meter kubik yang ditargetkan mulai beroperasi pada akhir April 2026.
Untuk solusi jangka panjang, perusahaan kini tengah menyiapkan uji coba teknologi thermal hydrolysis serta sistem MASARO demi mewujudkan manajemen sampah zero.
“Langkah-langkah ini diharapkan tidak hanya menyelesaikan persoalan yang ada, tetapi juga membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih baik,” pungkas Topik.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026
-
Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!
-
Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD
-
Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..
-
Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya
-
Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat
-
Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
-
Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia
-
Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!
-
Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia