Suara.com - Publik tengah dihebohkan oleh seorang gadis berusia 14 tahun yang baru saja melangsungkan prosesi lamaran.
Gadis tersebut mendadak jadi sorotan. Sebab alasan lamarannya dirasa tidak wajar.
Alih-alih sudah siap karena mapan, ternyata gadis tersebut menerima lamaran gara-gara sudah bosan sekolah daring.
Adanya lamaran sepasang muda-mudi ini diketahui dari unggahan akun Twitter @tubirfess.
Dalam unggahan tersebut, terdapat foto tangkapan layar yang merekam momen saat keduanya melangsungkan lamaran.
Dari foto yang beredar, diketahui muda-mudi itu terpaut usia yang cukup lebar. Sang lelaki kelahiran tahun 1996, sementara si gadis kelahiran tahun 2004.
Selain itu, saat ditanya alasan yang membuatnya terburu-buru menikah. Gadis dalam akun TikToknya menjawab karena sudah bosan dengan sekolah daring.
"Ini kasus perkawinan anak. Jangan dibenarkan dengan alasan 'cinta gak mandang umur'. Yang jadi masalah itu bukan perbedaan umur yang jauh, tapi usianya yang masih di bawah umur," tulis @tubirfess.
"Tingkat perkawinan anak di Indonesia tertinggi ke-7 di dunia, ke-2 di ASEAN. Ini harus menjadi perhatian kita," imbuhnya.
Baca Juga: Diduga Enggak Sabar Malam Pertama, Pria Ini 'Sodok' Istrinya saat Sesi Foto
Unggahan @tubirfess soal prosesi lamaran sepasang kekasih muda itu mendadak viral di media sosial.
Tidak sedikit warganet ikut meninggalkan jejak di kolom komentar. Beberapa dari mereka terheran-heran dengan alasan gadis yang menerima lamaran.
"Kok bisa ya orang bosan sekolah daring malah pengen nikah. Aku malah pengen kaya terus kipas-kipas pakai duit," ujar @bkns*****.
"Menikah itu bukan soal usia. Bukan juga ajang perlombaan, tapi tentang kesiapan. Agak skeptis anak di bawah umur sudah siap membangun rumah tangga. Toh sekolah daring saja bosan, apalagi berumah tangga," timpal @bill*******.
"Bangga banget orang sekarang nikah muda karena cuma bosan sekolah daring. Dikira kehidupan setelah menikah lebih ringan daripada sekolah apa ya," balas @buka******.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional