Dia berkata, "Kamu seperti saudara bagiku sekarang, lanjutkan hidupmu dan temukan istri dan keluarga baru. Sungguh berani dia melakukan itu, tanpa pamrih. Dia orang yang sangat baik."
Kekurangan infrastruktur Ethiopia terus memperparah masalah bagi perempuan dengan fistula.
Kurangnya akses air bersih yang mengalir membuat hampir tidak mungkin untuk menjaga kebersihan, menyebabkan masyarakat dan keluarganya sendiri menjauhi mereka.
Tidak ada pilihan lain selain tinggal di gua-gua di pedesaan atau mengemis di jalanan, di mana banyak yang beralih ke prostitusi untuk bertahan hidup.
Beberapa melakukan bunuh diri sementara yang lain menjalani hari-hari mereka dengan gangguan stres pasca-trauma dan depresi karena kehilangan bayi, suami, rumah dan harga diri.
Hamlin membanjiri jurnal medis lama untuk panduan dan mulai menyembuhkan pasien di Rumah Sakit Princess Tsehai. Mamitu membantu sebagai perawat. tidur.
Ketika berita menyebar tentang para dokter asing yang bekerja 'keajaiban', lebih banyak penderita fistula membanjiri ibu kota dengan harapan mendapat kesempatan kedua.
Tidak lama kemudian Catherine melihat sesuatu yang istimewa dalam dirinya yang baik hati, berdedikasi, dan asistennya yang tajam yang bisa berempati lebih baik daripada siapa pun yang menghadapi cobaan menakutkan yang dihadapi pasiennya.
Hamlin mengizinkan Mamitu menonton selama operasi, kemudian mendorongnya untuk membantunya dengan menyekap darah, memotong kabel, dan menjahit luka.
Baca Juga: Donald Trump atau Biden, Siapa yang Lebih Disukai Warga Arab di Timteng?
Nanti, dia akan meletakkan tangannya di atas tangan mereka, mengingat setiap langkah saat mereka membimbingnya melalui sayatan yang rumit.
"Orang-orang berbicara tentang betapa lembutnya dia. Dia memiliki ketertarikan yang nyata dengan operasi dan sangat bersemangat tentang itu. Dia memiliki penglihatan yang bagus dan bisa melihat bukaan kecil yang perlu diperbaiki tanpa menggunakan instrumen," kata Williams.
Pada 1975, Hamlin membuka Rumah Sakit Addis Ababa Fistula, satu-satunya fasilitas medis di dunia yang menawarkan operasi perbaikan gratis untuk perempuan miskin setelah melahirkan.
Lebih dari 30.000 perempuan dari semua agama dan latar belakang telah dirawat di rumah sakit sejak dibuka, tanpa biaya. Mamitu telah membantu mereka.
"Itu adalah rasa terima kasih [kepada Hamlin] karena telah mengembalikan hidupnya, karena sebelumnya tidak berharga," katanya.
Hari ini dia adalah bagian dari kelompok unik yang dikenal sebagai 'ahli bedah tanpa alas kaki', praktisi berkualifikasi non-medis yang mengubah wajah pengobatan Afrika tanpa pelatihan formal.
Berita Terkait
-
Duh, Wabah Flu Babi Afrika Menghantui Filipina
-
Positif Covid-19, Menkes Negara Ini Pilih Dirawat di Rumah
-
Menteri Kesehatan Afrika Selatan dan Istri Positif Corona
-
Status Covid-19 London Naik, Dewan Rakyat Inggris Larang Penjualan Alkohol
-
Bisa Tembus Harvard, Cuitan 'How It Started' Pria Ini Bikin Publik Takjub
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Langit RI Bocor? Menelusuri Celah Hukum Akses Pesawat Militer AS
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global
-
Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas
-
LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik
-
Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman
-
wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi
-
Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester
-
Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Dinilai Dongkrak Konsumsi Desa, tapi Simpan Risiko Besar
-
Getol Perkuat Diplomasi Antar-Parlemen, Ravindra Airlangga Sabet KWP Award 2026