Suara.com - Seorang mahasiswa Universitas Harvard asal Afrika belakangan jadi perbincangan warganet lantaran unggahan 'how it started' miliknya dinilai publik menginsipirasi.
Mengikuti tren unggahan 'how it started' dan 'how it's going' yang menceritakan perjalanan orang dalam mencapai sesuatu yang diinginkan, mahasiswa bernama Desmond Tanko ini menceritakan perjuangannya masuk salah satu kampus bergengsi di dunia.
Melalui akun twitter pribadinya (@desmondtanko) mengunggah dua foto yang menunjukkan kondisi rumahnya dan kartu identitas mahasiswa Harvard.
Dalam postingan itu, rumah Tanko jauh dari kata mewah. Bangunannya, menunjukkan pria ini berasal dari keluarga yang kurang mampu.
Bangunan tempat tinggal Tanko begitu sederhana. Rumah bercat putih yang intesitas warnanya sudah mulai memudar itu hanya beratap seng, ditambal sana-sini.
Di sebuah sudut atap tambahan, nampak sebuah sepatu berwarna putih sedang dijemur.
Melalui unggahan ini, Tanko ingin menyampaikan pesan bahwa keinginan apa pun dapat tercapai asal diusahakan, terlepas dari bagiamana kondisi ekonomi atau latar belakang seseorang.
"Tweet ini tidak lengkap tanpa menyebut banyak orang yang percaya pada saya, dan berkorban untuk membawa saya ke posisi ini; ibu, ayah, bibi, dan paman, keluarga teman, guru, dosen, bahkan orang asing," tulis Tanko dalam cuitan selanjutnya.
Mengintip bio twitter miliknya, Tanko berhasil masuk ke Sekolah Kedokteran Harvard.
Baca Juga: Sekelompok Anak Muda di Togo Ubah Tempat Pembuangan Sampah Jadi Kebun Sayur
Sontak, unggahan gambaran singkat perjalanan Tanko dalam menggapai mimpinya ini langsunh menarik perhatian pengguna Twitter lain.
Tak sedikit yang meninggalkan respon positiif di kolom komentar unggahan ini, menyebut Tanko telah memberikan inspirasi.
"Tuhan memberkatimu. Kisah seperti ini membuat hidup patut dijalani. Akan selalu harapan untuk membuat mimpimu jadi nyata," cuit seorang warganet.
"Tak peduli dari mana anda berasal (jangan dilupakan), yang penting adalah ke mana tujuan anda," kata warganet lain.
"Saya tak kenal anda, kami saya setuju dengan apa yang anda katakan di cuitan kedua. Hal yang paling penting adalah bukan melulu soal meningkatkan posisi, tapi menengok ke belakang saat anda menggapai tempat yang lebih baik," timpal warganet lainnya.
Hingga Senin (12/10), postingan Tanko ini telah di-retweet 164,7 ribu kali dan disukai oleh 1,8 juta pengguna Twitter.
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Gelar Apel Kelistrikan Nasional, Dirut PLN: 72.053 Personel Siaga Jaga Keandalan Listrik Idulfitri
-
Berangkatkan 1.496 Peserta, KESDM Bersama PLN dan BUMN Energi Fasilitasi Mudik Gratis ke 20 Tujuan
-
Sekjen PBNU Gus Ipul Beri Ucapan Khusus Lebaran ke Sekum Muhammadiyah Prof Mukti
-
Momen Lebaran di Rutan, KPK Izinkan 81 Tahanan Korupsi Bertemu Keluarga pada Idul Fitri 2026
-
Iran Klaim Berhasil Tembak Jatuh Jet Tempur Siluman F-35 Milik AS
-
H-1 Lebaran, Pemprov DKI Klaim Harga Pangan Terkendali, Cabai Rawit 'Pedas' Tembus Rp115 Ribu
-
KCIC Beri Diskon Tiket Whoosh hingga Rp100 Ribu Selama Mudik Lebaran 2026
-
Krisis Lebanon Memanas: Korban Tewas Akibat Serangan Israel Lampaui 1.000 Jiwa
-
Iran Tegaskan Tak Ada Negosiasi dengan AS, Negara yang Bantu Serangan Akan Dianggap Musuh
-
PDIP Bukan Gangguan, Pertemuan Prabowo-Megawati Disebut Jadi Kunci Stabilitas Pemerintahan