- Dinas SDA DKI Jakarta membangun sistem tata air bawah tanah sepanjang 1,4 km di Fatmawati-H. Nawi untuk solusi banjir.
- Proyek menggunakan metode pipe jacking yang bertujuan mengalihkan debit air ke arah barat menuju Kali Grogol.
- Pelaksanaan konstruksi berlangsung dari September 2025 hingga Desember 2026, menyebabkan penyempitan jalur lalu lintas di lokasi kerja.
Suara.com - Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta resmi memulai proyek besar pembangunan sistem tata air di kawasan Fatmawati hingga Jalan H. Nawi Raya.
Proyek infrastruktur ini digadang-gadang sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi banjir yang kerap melanda kawasan elit Jakarta Selatan tersebut.
Kepala Dinas SDA DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum, mengungkapkan bahwa pembangunan ini akan menggunakan metode jacking atau saluran bawah tanah.
"Pembangunan sistem tata air kawasan Fatmawati di Jl. H. Nawi Raya dilaksanakan dengan sistem jacking yang bertujuan untuk penanganan genangan yang sering terjadi saat hujan turun dengan intensitas yang cukup tinggi di Jl. Fatmawati Raya simpang Jl. H. Nawi Raya - ITC Fatmawati," ujar Ika dalam keterangan tertulis, Jumat (2/1/2026).
Nantinya, debit air yang biasanya menumpuk di Saluran Penghubung Madrasah dan Darmawangsa akan dikurangi bebannya dengan dialihkan ke arah barat.
Ika menjelaskan bahwa strategi pemecahan arus air ini vital untuk mengurangi luapan air di titik-titik rawan genangan.
"Aliran baru menuju Kali Grogol dialihkan menggunakan saluran bawah tanah (pipe jacking)," jelasnya.
Namun, warga yang biasa melintas di area tersebut harus bersiap menghadapi potensi kemacetan karena pengerjaan proyek akan memakan waktu cukup panjang.
Total panjang saluran bawah tanah yang akan dibangun mencapai 1,4 kilometer dan akan melintasi sejumlah titik krusial mulai dari Jalan Fatmawati Raya hingga Jalan Margaguna.
Baca Juga: Bukan Dibunuh! Polisi Ungkap Fakta di Balik Pria Tewas Bersimbah Darah di Toilet ITC Fatmawati
"Jangka waktu pelaksanaan dimulai dari 15 September 2025 sampai dengan 15 Desember 2026," papar Ika.
Tahap awal pengerjaan akan difokuskan pada bagian hilir di Jalan Margaguna sisi utara Pondok Indah Mall 1 yang mencakup Pit 12 hingga Pit 10.
Dampak konstruksi pada tahap awal ini dipastikan akan memakan sebagian badan jalan sehingga penyempitan jalur tidak dapat dihindarkan.
"Selama pekerjaan pada 3 Pit di atas, kondisi jalan yang semula 2 lajur akan menjadi 1 lajur," kata Ika.
Pengerjaan Pit 12 (Jembatan Kali Grogol Margaguna) dimulai dari 6 November 2025 dan diperkirakan selesai 19 April 2026.
Sedang untuk pengerjaan Pit 11 (Depan Pom Bensin Margaguna) dimulai 6 November 2025 dan diperkirakan selesai 23 Maret 2026.
Sementara Pit 10 (Pertigaan Margaguna Jl. H.Nawi) yang dikerjakan mulai 17 November 2025 baru akan selesai pada 23 Maret 2026.
Untuk pengerjaan lanjutan di Pit 9 hingga Pit 1 sepanjang Jalan H. Nawi Raya menuju Jalan Fatmawati, Dinas SDA DKI Jakarta masih menunggu arahan lebih lanjut terkait rekayasa lalu lintas.
"Pelaksanaan pekerjaannya masih menunggu informasi selanjutnya dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta," pungkas Ika.
Berita Terkait
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Bukan Kurang Bagus, Cak Imin: Brand Lokal Sulit Mendunia karena Pintu Tertutup
-
Gagal Kabur! Polisi Sikat 4 Remaja Pembawa Celurit Saat Bubarkan Tawuran di Cengkareng
-
Spesifikasi Pesawat Sukhoi Su-35 Milik Iran yang Disiapkan Oleh Rusia
-
Gunung Anak Krakatau Siaga, Badan Geologi: Isu Tsunami Hoaks, Warga Banten-Lampung Harap Tenang
-
LPDP Tambah 14 Kampus Top Dunia Khusus STEM, Ada NUS Hingga UCLA!
-
Jangan Tertipu! Video Erupsi Anak Krakatau Itu Hoaks, Ini Radius Bahaya yang Sebenarnya
-
Teror Drone Granat Sasar Pengacara di Tangsel, Pelaku Beri Pesan: Ini Baru Permulaan!
-
'Emang Kenapa Kalo Gue Tampol?' Identitas Pria Arogan di Jagakarsa Terkuak, Polisi Buru Pelaku
-
Sengketa Lahan Berujung Teror! Rumah Advokat Sulardi Dilempar Molotov, Pelaku Terekam CCTV
-
Menteri PPPA Sentil Lagu Om Zein: Pengalaman Biologis Perempuan Bukan Bahan Candaan!