Rabu (4/11), 08.00 WIB
Pemungutan suara secara resmi ditutup di 22 negara bagian, seperti Alabama, Maryland, Mississippi dan Tennessee. Pemungutan suara juga ditutup di beberapa bagian Texas di zona waktu Tengah dan akan berakhir di Florida.
Pemungutan suara juga akan tutup di negara bagian Pennsylvania dan Michigan. Kedua negara tersebut merupakan negara bagian Trump menang pada tahun 2016.
Rabu (4/11), 09.00 WIB
Pemungutan suara terbesar kedua ditutup di 14 negara bagian termasuk Colorado, New York, Louisiana dan Minnesota.
Negara-negara bagian utama yang juga menutup pemungutan suara adalah Wisconsin, negara bagian yang dimenangkan oleh Trump pada tahun 2016.
Arizona juga tutup akan menutup pemungutan suara pada waktu tersebut. Sun Belt bersama dengan Texas, yang juga menutup sisa pemungutan suara sekarang.
Rabu (4/11), 10.00 WIB
Jajak pendapat ditutup di enam negara bagian yakni Idaho, Nevada, Iowa, Oregon, Montana dan Utah.
Baca Juga: Tahapan Kampanye Pilpres AS Berakhir, 97 Juta Warga Sudah Memilih
Rabu (4/11), 11.00 WIB
Pemungutan suara akan ditutup di California dan Washington (dan daerah lain di Oregon dan Idaho). Negara bagian terakhir yang menutup pemungutan suara adalah Alaska pada pukul 13.00 WIB.
Karena banyaknya surat suara yang masuk dan pemungutan suara lebih awal karena pandemi virus corona, diperkirakan beberapa negara bagian dapat memakan waktu berhari-hari atau bahkan berminggu-minggu untuk menghitung suara mereka sepenuhnya.
Jika salah satu dari negara bagian akhirnya menjadi penentu untuk siapa yang memenangkan kursi kepresidenan, maka bisa memakan waktu berhari-hari atau berminggu-minggu untuk mengetahui apakah Trump memenangkan masa jabatan kedua, atau apakah Biden akan dilantik sebagai presiden Amerika Serikat ke-46.
"Kita harus berhati-hati dan bersabar. Asumsikan bahwa perlu beberapa hari atau mungkin seminggu untuk mengetahui siapa pemenangnya," kata Profesor Nate Persily, Wakil Direktur Proyek Pemilihan Sehat Stanford-MIT.
Antara Donald Trump atau Joe Biden akan dilantik pada 20 Januari 2021 setelah dinyatakan terpilih untuk memimpin Amerika Serikat. Saat itulah presiden dan wakil presiden Amerika Serikat akan memulai masa jabatan mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'