Suara.com - Rapper Kanye West mencalonkan diri secara independen di Pemilihan Umum Presiden AS 2020. Simak profil Kanye West selengkapnya berikut ini.
Saat ini, diperkirakan Kanye West telah mengantongi 60 ribu suara pemilih di Amerika Serikat. Diperkirakan suara untuk Kanye West akan semakin meningkat meskipun namanya tertera hanya di surat suara 11 negara bagian, yaitu Arkansas, Colorado, Idaho, Iowa, Kentucky, Louisiana, Minnesota, Mississippi, Oklahoma, Tennessee, Utah, dan Vermont.
Negara bagian yang memberikan suara terbanyak untuk Kanye West adalah Tennessee dengan lebih dari 10.188 suara. Kanye West menempati peringkat ke-4 di beberapa negara bagian dengan persentase suara tidak lebih dari 0,04 persen.
Kanye West telah mengakui kekalahannya dari dua pesaingnya, Donald Trump dan Joe Biden. Meskipun begitu, dia mengisyaratkan akan maju Pilpres 2024.
Bagaimana sepak terjang Kanye West ini sebenarnya? Kenapa dia bisa berminat dengan politik? Cek profil Kanye West lebih dulu berikut ini.
Kanye West bernama lengkap Kanye Omari West. Pria yang lahir pada 8 Juni 1977 ini merupakan seorang rapper Amerika. Dia juga berperan sebagai produser rekaman, dan perancang busana.
Ia sangat berpengaruh dalam perkembangan hip hop mainstream abad ke-21. Kanye West juga berpengaruh dalam industri musik populer secara umum.
Perjalanan Karier Kanye West di Dunia Musik
Baca Juga: Lembaga Pengamat Internasional: Pilpres AS Dinodai Donald Trump
Kanye West tak hanya dikenal sebagai rapper. Pria yang lahir di Atlanta dan dibesarkan di Chicago ini pertama kali dikenal sebagai produser untuk Roc-A-Fella Records.
Dia mulai karier produser di awal 2000-an dengan memproduksi single untuk beberapa artis arus utama. Bersamaan dengan proyek itu, dia mulai bermain solo sebagai rapper.
Album debutnya, The College Dropout rilis pada tahun 2004. Dari sana, Kanye West meraih kesuksesan dan komersial. Ia juga mendirikan label rekaman GOOD Music.
Eksperimen di Bidang Musik
Bersama dengan rekan-rekan di studionya, Kanye West bereksperimen dengan berbagai genre musik. Eksperimen albumnya nampak terlihat dalam beberapa albums tudio terkenalnya, di antaranya Late Registration (2005), Graduation (2007), dan 808s & Heartbreak (2008).
Dengan konsep maksimalisme dan minimalis, album kelima West My Beautiful Dark Twisted Fantasy (2010) dan album keenam Yeezus (2013) juga sukses.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh
-
Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru
-
Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana
-
Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat
-
Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru
-
May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut
-
Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi
-
Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade
-
Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya
-
Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu