Suara.com - Foto seorang bocah pemulung sedang membaca Alquran di pinggir jalan, sempat menggemparkan publik dan viral di berbagai media sosial.
Dalam potret yang menyedot perhatian publik tersebut, bocah itu duduk seorang diri di emperan bangunan. Tidak jauh dari tempat duduknya, sekarung peralatan memulung tergeletak.
Kala itu hujan tiba dan ia berteduh sembari membaca Alquran.
Tim Pesantren Al Hilal Bandung dengan sigap mencari dan menelusuri jejak bocah yang mendadak viral di media sosial ini.
Dalam keterangan di Facebooknya, Pesantren Al Hilal mengaku puas akhinya berhasil menemukan bocah berhati mulia yang diketahui bernama Akbar.
"Alhamdulillah akhirnya ketemu. Kemarin Pesantren Al Hilal mencari di Braga dan sekitarnya. Tidak ketemu. Ternyata dia sudah pindah jauh," ungkapnya Kamis (5/11/2020) dilansir Suara.com.
Usai fotonya tersebar ke mana-mana, Akbar mendapat sanjungan dari Anggota DPR RI Dedi Mulyadi.
Dalam kanal YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL, Akbar ditelepon oleh mantan Bupat Purwakarta itu untuk diwawancarai.
Akbar mengaku berusia 16 tahun dan hanya menyelesaikan pendidikannya sampai kelas 4 SD. Ia pun mengaku belajar baca Alquran dari ayahnya.
Baca Juga: Lihat Motornya Mau Dibawa Orang Asing, Pemilik Malah Ketawa Terbahak-bahak
Dengan suara sedikit gugup, Akbar menceritakan kejadian saat ia membaca Alquran di jalan Braga, Bandung sampai membuatnya viral.
Selain itu, Akbar sedikit mengisahkan keadaan keluarganya yang membuat Dedi Mulyadi merasa simpati.
"Akbar anak ke 2. Ibu kandung nggak tahu, nggak tahu juga pisahnya, pas 2 tahun. Bapak cerai. Nggak tau ibu di mana sekarang," ungkap Akbar.
Saat ditanya tentang pendapatannya, Akbar membeberkan kalau pendapatannya berkisar antara Rp 50-200 ribu tergantung ramai atau tidaknya.
Dari pendapatan yang tidak menentu itu, Akbar membuat sebuah pengakuan yang mengejutkan Dedi Mulyadi.
"Jujur sih nggak (nggak ditabung-red) cuma dikit. Seratus ribu masih sisa, tapi saya masih sedekah kepada pemulung yang lain," beber Akbar.
Berita Terkait
-
6 Potret Suraj Chavan, Influencer yang Disebut Pria Paling Tampan yang Gayanya Ikonik Abis!
-
FOMO di Kalangan Pelajar: Ancaman Tren Viral Meredupkan Budaya Literasi
-
Kasus Sama Berulang, Korban Pencurian Malah Jadi Tersangka karena Dianggap Aniaya Pelaku
-
Viral Dokter Kandungan Minta Ayah Azanin Bayi Padahal Kristen: Mukanya Kayak Guru Ngaji
-
Apa Bedanya BPJS PBI dan BPJS Mandiri? Viral Banyak yang Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
Terkini
-
Waketum PAN Ingin Prabowo Dipasangkan Dengan Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Doa Saja
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Dari Dua Kali Jadi Sekali? MBG Lansia Berpotensi Ikut Skema Rp10 Ribu per Porsi
-
Soal Prabowo Dua Periode, Dasco: Kita Lihat Kepuasaan Masyarakat pada Program Periode Pertama
-
Prabowo Kumpulkan Pengurus hingga Anggota DPR Fraksi Gerindra di Kertanegara Nanti Malam, Ada Apa?
-
Bahlil Ancam Ganti Pengurus Golkar yang Tidak Perform: Ibarat Futsal, Siap-siap Ditarik Keluar!
-
Bukan Cuma Wakil, KPK Juga Amankan Ketua PN Depok dalam OTT Semalam
-
Tak Masuk Kerja Berhari-hari, PPPK Rumah Sakit Ditemukan Tewas, Polisi: Jasad Mulai Menghitam
-
Bendera Gerindra Masih Mejeng di Flyover Jakarta, Satpol PP DKI: Berizin hingga 8 Februari
-
Ilusi Solusi Dua Negara dan Bahaya Langkah 'Sembrono' Indonesia di Board of Peace