Suara.com - Mengapa Gubernur Jakarta Anies Baswedan bertemu pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab pada Selasa (10/11/2020), selepas waktu Isya, bukan keesokan harinya sebagaimana dikabarkan sebelumnya.
Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia Tengku Zulkarnain yang ikut ikut pertemuan dengan Habib Rizieq mengungkapkan alasannya.
"Kami ketemuan setelah Isya, kan banyak orang tadi (siang). Kalau Subuh juga kan mungkin terlalu banyak orang. Mana mungkin subuh aja kan belum sampai," kata Tengku.
Selama pertemuan berlangsung, mereka menerapkan protokol kesehatan.
"Masih ramai sih, saya aja cari parkir empat sampai lima menit, tapi ketemu Habib tadi tidak ramai, selain itu kita hanya sebentar bertemunya minum teh saja," kata dia.
Tengku mengatakan dirinya dengan Anies tidak saling bersepakat untuk sama-sama menjenguk Habib Rizieq selepas waktu Isya.
"Saya dari habis Isya baru ke sana. Nggak barengan, duluan dia dari saya, itupun nggak janjian," ujarnya.
Tengku belum tahu apakan akan ada pertemuan lanjutan setelah kemarin.
"Belum tahu. Besok kan dia (Rizieq Shihab) mau menikahkan anaknya lagi pada hari Minggu ya, hari Ahad, belum tahu," kata dia.
Baca Juga: Orang Dekat Jokowi Akan Kunjungi Habib Rizieq di Petamburan
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dikabarkan sudah bertemu dengan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab Selasa (10/11) malam di Petamburan, Jakarta Pusat.
Dalam foto yang diberi judul Pertemuan Empat Sahabat terlihat Anies duduk paling kiri, di sebelahnya ada Habib Rizieq Shihab, disusul Tengku dan Hanif Al-Athos (menantu Rizieq) yang duduk paling kanan.
Tengku mengatakan pertemuan tersebut hanya melepas rindu sambil minum teh dan tidak ada pembicaraan yang mengarah ke unsur politik.
Selain itu, dia juga mengatakan bahwa dalam pertemuan itu tidak dibicarakan rencana Reuni Akbar Persaudaraan Alumni 212 pada 2 Desember 2020 yang direncanakan dihelat di Monas.
"Nggak juga diobrolin, orang capek kok. Kita cuma minum teh. Senang-senang ketemu, sudah. Kalau saya kan sudah lama nggak ketemunya, bulan Maret kemarin ya terakhir, lalu COVID-19 kan, saya rombongan terakhir yang masuk Makkah," kata Tengku. [Antara]
Tag
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?