Suara.com - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan akhirnya memberi selamat kepada Joe Biden atas kemenangannya menjadi presiden Amerika Serikat dan mendesak hubungan yang lebih erat antara kedua negara.
Menyadur Arab News, Presiden Erdogan baru mengucapkan selamat kepada Biden setelah tiga hari penuh media AS menyebut pemilu dimenangkan oleh capres dari Partai Demokrat tersebut.
"Saya mengucapkan selamat atas keberhasilan pemilihan Anda dan menyampaikan keinginan tulus saya untuk perdamaian dan kesejahteraan rakyat AS," kata Erdogan dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan oleh kantornya.
Presiden Erdogan juga mendesak kerja sama yang kuat antara kedua belah pihak.
Ankara dan Washington mengalami ketegangan selama empat tahun saat Trump menjabat, termasuk atas dukungan AS untuk milisi Kurdi Suriah yang dipandang Turki sebagai ancaman keamanan serius.
Masalah lain adalah pembelian Turki atas sistem pertahanan rudal Rusia berteknologi tinggi, dan penolakan AS untuk mengekstradisi seorang ulama Muslim yang disalahkan Erdogan karena melancarkan kudeta 2016.
"Tantangan yang kita hadapi saat ini, di tingkat global dan regional, menuntut kita untuk lebih mengembangkan dan memperkuat hubungan tersebut, yang didasarkan pada kepentingan bersama dan nilai-nilai bersama," kata Erdogan.
Pejabat Turki menaruh kekhawatiran kepada Joe Biden saat ia menyatakan kepada The New York Times pada bulan Desember bahwa Erdogan adalah seorang otokrat.
Joe Biden juga mengkritik kebijakan Erdogan terhadap milisi Kurdi dan mengatakan Washington perlu memberanikan mendukung saingannya sehingga mereka bisa menghadapi dan mengalahkan Erdogan.
Baca Juga: Alhamdulillah, 91 Jam Tertimbun, Bocah 4 Tahun Ditemukan Selamat
Juru bicara Erdogan mengatakan pada bulan Agustus bahwa pernyataan tersebut menunjukkan ketidaktahuan, kesombongan dan kemunafikan pihak Amerika Serikat.
Hingga saat ini, Presiden Vladimir Putin dari Rusia, Xi Jinping dari China, dan Jair Bolsonaro dari Brasil belum memberikan ucapan selamat kepada Joe Biden.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo
-
Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas
-
Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate