Suara.com - Bak cerita dalam film detektif, kepolisian India berhasil menangkap pembunuh anak bernama Ram Pratap Singh berkat kelemahan pelaku dalam mengeja kata-kata.
Menyadur Gulf News pada Rabu (11/11), Singh yang saat itu sudah menyandera korban pernah mengirimkan pesan ancaman pada keluarga korban dan meminta uang tebusan.
Ia mengirim pesan menggunakan telepon curian dan meminta uang tebusan Rs2 lakh (Dh9.929) untuk pembebasannya.
"Do lakh Rupay Seeta-Pur lekar pahuchiye. Pulish ko nahi batana nahi to hatya kar denge (Jangkau Sitapur dengan Rs2 lakh. Jangan beri tahu pulish atau aku akan membunuh anakmu)," tulisnya.
Keluarga korban lantas menyerahkan pesan itu ke kantor polisi dan pihak berwajib langsung bertindak.
"Kami membentuk tim untuk melacaknya. Kami menelepon kembali ke nomor ponsel. Tapi, telepon dimatikan. Kami kemudian menahan seseorang yang namanya dikeluarkan dari SIM. Tapi, dia bilang teleponnya telah dicuri."
Berdasarkan rekaman CCTV dan petunjuk, polisi menangkap 10 orang tersangka, termasuk Singh.
Untuk menangkap pelakunya, polisi meminta semua tersangka untuk menulis 'main police main bharti hona chahta hoon (saya ingin bergabung dengan polisi) di selembar kertas.
Ram Pratap Singh terperangkap dalam umpan itu dan menulis polisi sebagai 'pulish' dan Sitapur sebagai 'Seeta-Pur' seperti yang dia lakukan dalam pesan tebusan.
Baca Juga: 86 Orang Tewas karena Miras Ilegal, Polisi India Tangkap 6 Tersangka
Singh ditangkap pada hari Sabtu dan kemudian mengaku telah menculik dan membunuh anak itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Israel Akan Batasi Azan Berkumandang di Masjid
-
Gelombang Panas Ekstrem Serang New York, Samai Rekor Suhu Terpanas 60 Tahun Silam
-
Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!
-
Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC
-
Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut
-
Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi
-
Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan
-
Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi
-
KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok
-
Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng