Cairo Jarquin, manajer proyek tanggap darurat Nikaragua untuk Catholic Relief Services, baru saja mengunjungi Bilwi dan komunitas pesisir yang lebih kecil pada hari Jumat.
Jarquin mengatakan dia menemukan kehancuran akibat dari badai Eta. Orang-orang telah bekerja keras untuk memasang kembali atap di atas kepala keluarga mereka, tetapi sekarang badai Iota mengancam akan mengambil yang tersisa.
"Anak kecil yang tetap berdiri bisa dihancurkan," kata Jarquin.
Evakuasi dilakukan dari daerah dataran rendah di Nikaragua dan Honduras dekat perbatasan bersama mereka selama akhir pekan.
Wakil Presiden Nikaragua Rosario Murillo, yang juga ibu negara, mengatakan bahwa pemerintah telah melakukan segala hal yang diperlukan untuk melindungi kehidupan, termasuk evakuasi ribuan orang.
Rosario menambahkan bahwa Taiwan telah menyumbangkan 800 ton beras untuk membantu mereka yang terkena dampak badai.
Limborth Bucardo, dari kelompok etnis Pribumi Miskito, mengatakan banyak orang telah pindah ke gereja di Bilwi. Dia juga menjadi korban dari badai Eta bersama istri dan dua anaknya, saat ini ia memutuskan untuk tinggal bersama kerabat di lingkungan yang lebih aman.
"Kami belum selesai memperbaiki rumah kami dan menetap ketika badai lain datang," kata Bucardo. "Shelter di Bilwi sudah penuh, dipadati masyarakat (sekitar)." ungkapnya.
Baca Juga: Angin Topan Goni, Ayah: Anak Saya Usia Lima Tahun Hanyut Tersapu Lahar
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?
-
Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!
-
Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman
-
Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa
-
Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka
-
Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing
-
Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!
-
Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026
-
Atasi Sampah Cilincing, Pemprov DKI Bakal 'Sulap' Limbah Kerang Jadi Material WC