Suara.com - Pemerintah New South Wales (NSW) membagikan voucher belanja secara cuma-cuma bagi setiap warganya yang berumur di atas 18 tahun.
Menyadur ABC News Selasa (17/11) hal ini dilakukan sebagai upaya pemerintah untuk membangkitkan kembali perekonomian yang jatuh karena pandemi Covid-19.
"Kami ingin mendorong orang untuk membuka dompet mereka dan berkontribusi pada efek stimulus," kata Bendahara Dominic Perrottet.
"Industri makan dan hiburan termasuk yang paling terpukul oleh pandemi dan saya akan mendorong orang-orang untuk memanfaatkan skema ini untuk memastikan mereka mengeluarkan uang ekstra untuk melewatinya juga."
Voucher ini akan dibagi menjadi empat buah dengan nilai masing-masing USD 25 atau setara Rp 350 ribu. Keempat voucher ini tak dapat diakumulasikan dan setiap voucher hanya bisa digunkan untuk sekali transaksi.
Dua voucher berlaku untuk makanan di restoran dan kafe dan dua lainnya bisa digunakan untuk mengakses hiburan seperti bioskop, seni pertunjukan dan taman hiburan.
Voucher-voucher ini tak berlaku bagi pembelian untuk ritel, alkohol, perjudian, atau rokok. Pemerintah NSW akan melakukan uji coba program di Sydney CBD selama Desember, sebelum peluncuran penuh pada awal 2021.
Pemerintah juga akan mempertimbangkan untuk membatasi penggunaan voucher makan pada hari-hari yang tidak terlalu sibuk seperti Senin hingga Kamis untuk mengelola pembatasan COVID-19 dengan lebih baik.
Baca Juga: Gandeng Halodoc, GoPay Beri Voucher Cashback Pembelian Produk Kesehatan!
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Skandal Izin Hutan Kuansing, Pukat UGM Minta KPK Telusuri Dugaan Suap hingga Kementerian
-
Sambutan Istimewa untuk Presiden Belarus, Dari Pasukan Berkuda hingga Bermalam di Istana Negara
-
Bupati Purwakarta Minta Maaf soal Lagu Lalaki Langit Viral, Sebut Tak Bermaksud Rendahkan Wanita
-
Prancis Dilanda Kebakaran Hebat, Lahan 700 Hektare Terbakar saat Cuaca Ekstrem
-
Dugaan Kekerasan terhadap Dokter Muda di NTT Diminta Diusut Transparan
-
Kronologi Santriwati Diduga Dicabuli Pimpinan Ponpes di Bogor
-
Diajak Belajar Kitab Kuning, Santriwati Diduga Jadi Korban Perbuatan Cabul
-
Polemik Lagu Lalaki Langit Ciptaan Bupati Purwakarta, Disindir Rossa hingga Disomasi LBH Jabar
-
Ahmad Luthfi Luncurkan Logis, Warga Jateng Kini Bisa Konsultasi Psikolog Gratis
-
Kemlu Qatar: Perundingan Sukses, AS dan Iran Kembali Bertemu Usai Pemakaman Ali Khamenei