Suara.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani memastikan pihaknya siap menjamin kesejahteraan para guru honorer jika lolos seleksi dan diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada 2021. Seleksi tersebut digelar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
Sri Mulyani mengatakan Kemendikbud masih memiliki anggaran cadangan sebesar Rp 1,46 triliun untuk gaji PNS pusat maupun yang baru di tahun 2021.
"Artinya nanti kalau para guru honorer yang sudah diterima dan menjadi guru PPPK maka mereka akan mendapatkan gaji sebagai ASN dan tunjangan kinerja sejenisnya sebesar Rp4.060.490 bagi guru yang menikah dan memiliki dua anak dari sisi total tunjangan kinerjanya," kata Sri Mulyani saat Pengumuman Seleksi Guru PPPK tahun 2021, Senin (23/11/2020).
Dia menjelaskan, pemerintah memang menyediakan anggaran jumbo untuk bidang pendidikan yang lebih dari Rp 550 triliun, Rp 184,5 triliun di antaranya dikelola oleh Kemendikbud dan Kementerian Agama yang mengurusi bidang pendidikan.
"Kita mengetahui bahwa untuk pusat ini akan ada formasi 54.581 baik yang untuk CPNS 27.291 dan untuk yang PPPK sebesar 27.290 orang. Untuk daerah yang akan lebih besar dalam hal ini untuk CPNS 119.094 dan untuk PPPK yang akan ada rekrutmen sampai dengan 1.002.616 orang," jelasnya.
Mendikbud Nadiem Makarim juga meminta pemerintah daerah untuk segera menyetor daftar kebutuhan formasi guru di daerahnya agar seleksi bisa segera dimulai, anggaran mulai dari seleksi hinga gaji jika sudah diterima nanti akan ditanggung pemerintah pusat.
"Kami mohon semua pemerintah daerah untuk mengajukan formasi sebanyak-banyak mungkin. sesuai dengan kebutuhannya ya, karena kalau lolos tes PPPK ini anggarannya akan dijamin oleh pemerintah pusat, akan sudah disiapkan. tidak perlu khawatir. Dulu formasi itu terbatas. Di tahun 2021 semuanya akan bisa mengikuti tes online tersebut dan bisa membuktikan kelayakannya," tambah Nadiem.
Diketahui, Kemendikbud resmi membuka pendaftaran seleksi PPPK pada 2021 untuk mengangkat guru honorer menjadi PPPK hingga berpeluang menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) jalur PPPK.
Seleksi ini akan membuka satu juta posisi guru PPPK, karena jumlah guru yang berstatus aparatur sipil negara (ASN) di sekolah negeri hanya 60 persen dari jumlah kebutuhan seharusnya.
Baca Juga: Sri Mulyani Singgung Utang Negara Imbas Corona di Forum G20
"Seleksi PPPK ini dibuka karena berdasarkan data pokok pendidikan Dapodik, Kemendikbud mengestimasi kebutuhan guru di sekolah negeri kita itu mencapai sekitar 1 juta orang," kata Nadiem saat Pengumuman Seleksi Guru PPPK tahun 2021, Senin (23/11/2020).
Nadiem menyebut selama ini kekurangan guru menjadi salah satu faktor utama kurangnya pelayanan yang optimal kepada para pelajar.
Eks Bos Gojek itu menjelaskan seleksi ini bisa diikuti oleh semua guru honorer dan lulusan Pendidikan Profesi Guru baik dari sekolah negeri maupun swasta yang terdaftar dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
Setiap guru honorer juga berpeluang ikut tes seleksi sebanyak tiga kali yang semakin memperlebar kesempatan menjadi PPPK.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
Terkini
-
Bareskrim Turunkan Tim ke Sumbar Bidik Tambang Emas Ilegal, Ada Aktor Besar yang Diincar?
-
Banjir Arteri, Polisi Izinkan Sepeda Motor Masuk Tol Sunter dan Jembatan 31
-
Datangi Bareskrim, Andre Rosiade Desak Polisi Sikat Habis Mafia Tambang Ilegal di Sumbar!
-
Banjir Jakarta Meluas, 22 RT dan 33 Ruas Jalan Tergenang Jelang Siang Ini
-
Air Banjir Terus Naik! Polda Metro Jaya Evakuasi Warga di Asrama Pondok Karya
-
Curanmor Berujung Penembakan di Palmerah Terungkap, Tiga Pelaku Dibekuk di Jakarta hingga Cimahi
-
Diduga Tak Kuat Menampung Guyuran Hujan, Plafon SDN 05 Pademangan Timur Ambruk
-
Nadiem Hadapi Putusan Sela, Bebas atau Lanjut ke Sidang Pembuktian Kasus Korupsi Rp2,18 Triliun?
-
Terapis SPA Tewas di Kamar Kos Bekasi, Polisi Tangkap Pelaku dan Temukan Cairan Pembersih Toilet
-
Kekerasan Anak Masih Tinggi, PPPA Dorong Sekolah Jadi Ruang Aman