Suara.com - Departemen Pencegahan dan Mitigasi Bencana (Department of Disaster Prevention and Mitigation/DDPM) Wilayah Selatan Thailand, melaporkan bahwa banjir bandang akibat hujan lebat telah merendam sekitar 400 rumah tangga di Provinsi Songkhla, Thailand selatan, Minggu (22/11).
"Sebuah desa yang dihuni sekitar 400 rumah tangga di provinsi tersebut pada Minggu diterjang banjir bandang, setelah menerima luapan air dari pegunungan Khao Nam Khang di perbatasan Thailand-Malaysia, menyusul hujan lebat pada Sabtu (21/11)," kata DDPM, dilansir dari Xinhua, Selasa (24/11/2020).
Air mengalir deras dan dengan volume yang berbahaya di beberapa daerah, sehingga tak hanya 400 rumah tangga yang terkena banjir, tapi juga sejumlah ruas jalan dan lahan pertanian.
Warga desa terpaksa membawa harta benda mereka, termasuk mobil dan sepeda motor, ke tempat yang lebih tinggi.
"Thailand selatan saat ini sedang mengalami palung monsun tahunan, yang membawa hujan terus menerus dan banjir bandang ke wilayah tersebut," menurut Departemen Meteorologi Thailand.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha
-
Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar
-
9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi
-
DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan
-
Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara
-
Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau