Suara.com - Komisioner Bawaslu RI Divisi Pengawasan dan Sosialisasi, Mochammad Afifuddin, mengungkapkan bahwa sudah ada 75.075 kampanye tatap muka yang dilakukan calon kepala daerah di 270 daerah Pilkada 2020.
Afifuddin merinci dari puluhan ribu kampanye tatap muka yang diselenggarakan sejak 2 September hingga saat ini, ada 1.820 kampanye yang melanggaran protokol kesehatan Covid-19.
"Kalau ada praktek kampanye yang melanggar prokes yang diatur dalam PKPU kami memberikan peringatan lisan, peringatan tertulis, jika satu jam setelah diperingatkan tidak bubar maka kami dengan polisi satpol pp akan membubarkan," kata Afifuddin dalam diskusi dari Gedung BNPB, Jakarta, Rabu (25/11/2020).
Dia merinci, dari ribuan yang melanggar itu, Bawaslu sudah mengeluarkan surat peringatan sebanyak 1.715 surat peringatan, dan 197 kampanye dibubarkan karena mengabaikan peringatan tersebut.
"Yang kita bubarkan sudah banyak sekali juga dan kalau ada tindakan lain yang dianggap melanggar peraturan lainnya itu pihak kepolisian yang menindaklanjuti," jelasnya.
Afifuddin juga menyebut kebanyakan calon kepala daerah belum banyak yang memanfaatkan teknologi internet untuk melakukan kampanye.
"Akun (media sosial) yang dilaporkan sebagai akun pribadi maupun tim sukses itu sampai 5-6 ribuan ke KPU, tapi ternyata yang dipilih sebagai metode kampanye tidak banyak dangan cara daring," ungkapnya.
Berdasarkan data Satgas Covid-19, ada 194 kabupaten/kota yang menggelar Pilkada masuk dalam zona resiko rendah atau tinggi, 57 sisanya masih dalam zona resiko rendah.
Baca Juga: Acara Keagamaan Klaster Awal RI, Lahirkan Kasus Corona di 5 Provinsi
Berita Terkait
-
Acara Keagamaan Klaster Awal RI, Lahirkan Kasus Corona di 5 Provinsi
-
Duh! Sejumlah Wilayah di Jateng Tak Punya Alat Penyimpan Vaksin Covid-19
-
INFOGRAFIS: Jadi Pahlawan Covid-19 dengan Tracing!
-
Satgas: 5 Klaster Awal Corona di Indonesia Sudah Ada Sejak Februari
-
Dewi Tanjung PDIP Kirim Bunga Turut Berduka Rizieq Shihab Positif Covid-19
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Cak Imin Tegaskan PBNU Butuh Pemimpin Baru: Yang Lama Nggak Ada Perubahan
-
Rekam Jejak Rudi Margono Plt Jampidsus Baru, Eks Jaksa KPK Pernah Bongkar Kasus Jiwasraya-Asabri
-
Regulasi Cuti dan WFA ASN Pada Hari Pertama Sekolah
-
Lantik Pengurus Aceh, Bahlil Tegaskan Golkar Dukung Prabowo Sampai Selesai
-
Profil Tan Kian, Bos Pacific Place yang Terseret Kasus Korupsi PLN hingga Asabri
-
Norwegia Tersingkir dari Piala Dunia, Cak Imin Pindah Haluan Dukung Argentina
-
Kematian Misterius Kauana Bilhar Influencer Brasil, Jatuh dari Lantai 27 di Dubai
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Amerika Serikat Balas Serangan ke Iran, Ketegangan Memuncak di Selat Hormuz
-
Prakiraan Cuaca Hari Ini: Waspada Hujan Lebat Imbas Bibit Siklon 97 W