Suara.com - Sebuah foto yang memperlihatkan pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab terbaring di rumah sakit karena Covid-19 beredar di media sosial.
Foto tersebut menimbulkan kontroversi karena belakangan Imam Besar FPI tersebut menolak untuk menjalani tes swab.
Dari foto yang beredar, Habib Rizieq terlihat terbaring di ranjang rumah sakit dengan mengenakan baju berwarna putih.
Tampak dua tenaga medis dengan berpakaian alat pelindung diri (APD) lengkap memeriksa pasien tersebut. Di sebelahnya, terlihat Gubernur Anies Baswedan seolah-olah sedang membesuk Habib Rizieq didampingi Slamet Maarif.
Foto tersebut beredar di media sosial Facebook setelah diunggah oleh akun melekpolitikcom, Selasa (24/11/2020). Akun tersebut, menjadikan foto Habib Rizieq yang sedang dijenguk Anies sebagai ilustrasi sebuah artikel.
Adapun judul artikelnya adalah "Viral! Beredar Foto Anies Jenguk Rizieq yang Positif Covid-19."
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, foto Habib Rizieq yang dijenguk Anies tersebut dinyatakan tidak benar.
Foto itu merupakan hasil editan yang menggabungkan 4 foto yang berbeda. Foto Rizieq Shihab yang terbaring itu merupakan foto yang sudah beredar sejak tahun 2016. Kemudian foto Anies Baswedan, merupakan foto pada April 2017 dan foto Slamet Maarif adalah foto pada Februari 2020.
Baca Juga: Nikita Mirzani: Ada Habib Tukang Nasi Goreng
Sementara itu, foto dokter dengan APD lengkap adalah foto yang sudah beredar sejak April 2020.
Berdasarkan hasil penelusuran menggunakan kata kunci “Rizieq dirawat”, ditemukan foto yang identik dimuat pada situs infomenia[dot]net di artikel berjudul “Saat ini Rizieq Shihab Dirawat di RS Bogor, Ini Penyebabnya”.
Artikel tersebut tayang pada Selasa, 06 Desember 2016 silam.
Ketika itu, Sekjen DPD FPI Jakarta Habib Novel Bamukmin mengatakan, Habib Rizieq menjalani perawatan di salah satu RS tak jauh dari pondok pesantran yang dipimpinnya karena kelelahan.
Selanjutnya berdasarkan hasil pencarian menggunakan kata kunci “Anies Baswedan menjenguk”, ditemukan foto yang identik dengan foto Anies yang ada di foto sumber klaim pada artikel berjudul “Anies Baswedan: Novel Sudah Lima Kali Dapat Ancaman” yang dimuat di situs Republika pada Selasa 11 April 2017.
Anies menjenguk Novel Baswedan di Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Selasa, 11 April 2017.
Berita Terkait
-
Suplemen yang Boleh di Konsumsi Ibu Hamil di Masa Pandemi Covid-19
-
Kirim Karangan Bunga, Dewi Tanjung PDIP: Bentuk Sayang Saya ke Rizieq
-
Sebut Habib Tukang Obat, Nikita Mirzani: di Mana Salahnya?
-
Nikita Mirzani: Ada Habib Tukang Nasi Goreng
-
Hina Brimob Copot Baliho Habib Rizieq, Berkas AJ Akan Dikirim ke Kejaksaan
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional