Suara.com - Seorang pria di Malaysia mengamuk dan membakar sepeda motor miliknya setelah tidak diberi uang oleh orang tuanya untuk membeli obat-obatan.
Menyadur World Of Buzz, Kamis (26/11/2020) seorang pria di Paya Keladi Hujung, Penang, Malaysia memilih untuk membakar motornya setelah tidak diberi uang untuk membeli obat-obatan.
Kapolsek Seberang Perai Utara, Asisten Komisaris Noorzainy Mohd Noor mengatakan bahwa tersangka disebut-sebut marah kepada orang tuanya setelah menolak memberikan uang untuk diduga membeli narkoba.
Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 18.30 waktu setempat pada Rabu (25/11/2020), menurut Noorzainy, tersangka berusia 24 tahun itu kemudian mengamuk dan membakar motor Honda Wave 125 miliknya.
"Polisi menerima laporan yang menyatakan bahwa seorang pria mengamuk dan membakar sepeda motornya," kata Noorzainy dikutip dari Sinar Harian.
"Ia diyakini melakukan itu karena tidak diberi uang untuk membeli narkoba. Namun, tersangka tidak melukai siapa pun, termasuk orang tuanya," ujarnya saat dihubungi Sinar Harian.
Noorzainy mengatakan, tes skrining urin yang dilakukan oleh anggota Badan Anti Narkoba Nasional (AADK) menemukan tersangka positif menggunakan sabu-sabu.
Noorzainy mengatakan, tersangka sudah diserahkan ke AADK Seberang Perai Utara untuk ditindaklanjuti.
Baca Juga: Eks PM Malaysia Sebut Anak Indonesia Belajar Agama Kebanyakan, Benarkah?
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!
-
Mirip-mirip One Piece, Wibu Jogja Sebut Penguasa Saat Ini Menindas Rakyat Kecil
-
Sambil Menangis, Kepala BGN Ungkap Kekecewaan: Saya Tak Tega, Niat Baik Prabowo Dikhianati
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Komunitas Muratara Bernafas: Penertiban PETI Percuma Tanpa Penataan Wilayah dari Pemerintah
-
Peneliti UGM Pastikan Api di Rumah Sleman Bukan dari Gas Alam, Lalu Apa Pemantiknya?
-
Turun ke Posko dan SMAN 3 Semarang, Ahmad Luthfi Pastikan SPMB Jateng Berjalan Lancar