Suara.com - Pembunuhan dan pembakaran yang terjadi di permukiman Kristen Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah menjadi sorotan internasional. Lembaga Kepedulian Kristen Internasional (ICC) mendesak pemerintah untuk mengambil tindakan atas kejadian ini.
"Seorang tersangka teroris menyerang pos dinas Salvation Army di Sulawesi Tengah, sebelum membakar enam rumah anggota gereja. Empat orang Kristen dibunuh, dengan tiga dibantai," tulis ICC Sabtu (28/11).
Manajer Regional ICC untuk Asia Tenggara, Gina Goh mendesak pertanggungjawaban pemerintah atas aksi yang tak sesuai ideologi negara.
"ICC berduka atas kematian saudara-saudari Indonesia yang dibunuh secara brutal oleh tersangka teroris. Kami mendesak pemerintah Indonesia untuk mengambil tindakan yang diperlukan dan meminta pertanggungjawabannya dan keadilan."
"Tindakan tidak masuk akal seperti itu tidak dapat ditolerir di negara yang membanggakan Pancasila sebagai ideologi negara yang mengutamakan kerukunan dan toleransi beragama."
Pembakaran dan pembunuhan ini terjadi di permukiman Kristen Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah pada Jumat (27/11).
Seorang tak dikenal menyerang Pos Pelayanan Lewonu Lemban Tongoa dan membakar perkampungan penduduk yang terletak di tengah hutan. Serangan itu diduga dilakukan oleh teroris.
Disebutkan jika pelaku menyerang Kapten Arnianto, Ny. Mpapa, Letnan Abram Kako dan istrinya serta membakar enam rumah anggota gereja. Dari empat korban tersebut, tiga orang tewas dibacok, sedangkan seorang lainnya dibakar.
Lemban Tongoa terletak di pedalaman, di mana akses informasi dan transportasi masih sangat terbatas. Dalam keterangannya, ICC menulis akan terus menindaklanjuti untuk mempelajari lebih lanjut detail penyerangan tersebut.
Baca Juga: Beredar Foto Pembunuhan Santri dan Ulama Tahun 1948, Benarkah?
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
-
Trump Ancam Hancurkan Industri Rudal dan Angkatan Laut Iran
Terkini
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Parade Harmoni Imlek Nusantara 2026 Digelar Sore Ini, Cek Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
-
Trump Ancam Hancurkan Industri Rudal dan Angkatan Laut Iran
-
BMKG Peringatkan Hujan Lebat Disertai Petir di Jabodetabek Sore Ini
-
Menhan AS Ancam Penantang Washington: Akan Bayar Harga Mahal!
-
Pemkot Jakbar Setop Pembangunan Krematorium Kalideres Usai Gelombang Penolakan Warga
-
Iran Persiapkan Serangan Balasan ke Israel dan AS