Suara.com - Seorang bocah nekat meminum air comberan yang sangat keruh demi sebuah konten. Bocah tersebut mengaku meminum air comberan dengan tujuan membuat viral.
Aksi meminum air comberan itu terekam dalam sebuah video yang belakangan viral di media sosial. Video tersebut diunggah akun Instagram @lucu.abis.
Anak yang diperkitakan berusia 11-13 tahun itu nekat meminum air comberan. Terdengar suara seorang wanita yang merekam aksi si bocah.
Bukannya melarang, si wanita justru tertawa menanggapi aksi si bocah.
“Siapa belum pernah minum air comberan?” kata si bocah seperti dikutip Suara.com, Kamis (3/12/2020).
Setelah itu, ia menciduk air got yang berwarna hitam dengan gelas plastik dan langsung meminumnya.
Hingga video tersebut beredar belum ada keterangan lebih lanjut tentang bocah tersebut. Namun banyak yang penasaran bagaimana bahaya air comberan bila terminum.
Beragam komentar membanjiri kolom komentar video tersebut. Mereka mengaku prihatin dengan sikap bocah itu yang rela menghalalkan segala cara demi bisa viral.
“Dia yang minum gue yang mual,” ujar seorang warganet.
Baca Juga: Bahayanya Bisa Picu Kematian, Viral Bocah Minum Air Comberan Demi Konten
“Siapa yang ngajarin itu?” ujar yang lain
“Mau viral menghalalkan segala cara, sampai mengorbankan nyawa,” Kata yang lain.
Bahaya Air Comberan
Air comberan mengandung jutaan bahkan miliaran bakteri dan virus berbahaya yang menyebabkan penyakit.
Jenis limbah yang bercampur dalam air comberan tak lagi dapat terhitung, mulai dari air pembuangan kotoran WC, air cucian, sampah-sampah organik, hingga kotoran hewan yang membusuk.
Menurut catatan UNICEF, lebih dari 4.000 anak-anak meninggal dunia karena bakteri yang terkandung di dalam air yang dikonsumsinya setiap hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT