Suara.com - Di era modern seperti sekarang ini, muncul istilah "no pict hoax" apabila seseorang tidak menyertakan gambar dari suatu kegiatan yang dilakukan ketika dilaporkan kepada orang lain.
Namun, banyak orang yang memanfaatkan mesin pencarian Google untuk mencari gambar yang dinginkan saat ingin membuat alibi. Seperti pengalaman seseorang yang kisahnya diunggah oleh akun Instagram @tante_rempong_offficial belum lama ini.
"Mau alasan pun harus cari gambar di mbah google lho yaaa," tulis akun tersebut memberi keterangan unggahannya, Kamis (03/12/2020).
Dalam unggahannya itu, tampak tangkapan layar sebuah percakapan antara dua orang di WhatsApp. Dalam percakapan itu, terlihat foto tangan yang diinfus seolah-olah meyakinkan.
Pesan yang tertulis dalam tangkapan layar itu pun panjang lebar dan menceritakan keadaannya sedang sakit tidak berdaya. Diduga pengirim foto infus tersebut sedang menghindar dari tanggung jawabnya membayar utang.
"Mohon maaf akhirnya saya jadi dirawat. Demi Allah bukan saya menghindar gak mau bayar yah kak, tapi demi Allah ini saya jatuh drop," kata pengirim gambar infus tersebut.
Ia mengaku akan memberi kabar kalau dirinya sakit sejak semalam sebelumnya, tapi sayangnya kondisi tubuhnya terlanjur drop.
"Demi Allah setelah saya keluar dari RS dan udah sehat semua urusan saya sama kakak akan saya tuntasin. Demi Allah bukan saya kabur apa gak mau bayar, mohon maaf kaak," tutupnya.
Sementara itu tanpa basa-basi, kedok sakit dengan foto tangan diinfus tersebut langsung terbongkar setelah temannya mencari foto tersebut di mesin pencarian Google.
Baca Juga: Demi Ikut Ujian, Anak SMA Ini Menyeberangi Sungai dengan Ekskavator
"Mirip ya," balas kawannya dengan menyertakan foto tangkapan layar tangan diinfus dari Google.
Hingga artikel ini diketik, unggahan @tante_rempong_offficial tersebut telah dilihat hingga ribuan kali dan mendapat beragam komentar warganet.
"Kayak temen gue persis banget minjem duit dengan modal gambar google. Dan gue untungnya lebih pinter," timpal akun @natasha****
"Utang bisa ngerusak hubungan sama temen bahkan saudara sendiri. Amit-amit," kata warganet lainnya @alisyah***
"Tapi emang ada yang macam ini kalo ditagih masuk RS kapan fotonya banyakan, kalo di tagih langsung kirim satu-satu. Sampe capek," ungkap @devv***
Berita Terkait
-
Demi Bisa Ikut Sidang Skripsi, Mahasiswi di Kampus Swasta Nekat Tawarkan Staycation ke Dosen
-
Terobosan Baru Penanganan Kanker Hati dan Pankreas Tanpa Bedah
-
Kronologi Lengkap Oknum Peneliti Indonesia Diduga Palsukan Riset Demi 'Travel Grant'
-
Siapa Orang Indonesia yang Diduga Palsukan Riset di Denmark? Begini Klarifikasinya
-
Kabar Terkini Calvin Dores usai Alami Serangan Jantung, Masih Gunakan Oksigen
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK
-
Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam
-
Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu
-
Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur
-
Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru
-
Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni
-
Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden
-
Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO
-
Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau
-
Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja