Suara.com - Seorang bocah laki-laki berusia 11 tahun di California meninggal setelah dia menembak dirinya sendiri ketika kelas online melalui aplikasi Zoom.
Menyadur New York Post, Sabtu (5/12/2020) insiden tersebut terjadi pada Rabu (2/12) pukul 11 pagi waktu setempat saat bocah itu menghadiri kelas virtual.
Ketika mengikuti kelas virtual di Woodbridge, sebuah komunitas di Lembah Tengah California Utara, ia sengaja mematikan mikrofon dan kameranya.
Adik perempuannya, yang menghadiri kelas virtualnya sendiri di ruangan lain mendengar suara tembakan dan menemukan sang kakak sudah berlumuran darah.
Adik korban kemudian langsung dan memberi tahu tetangga dan gurunya, yang kemudian membantu memanggil pihak berwenang.
Deputi yang menanggapi panggilan tersebut menemukan bocah itu, yang bersekolah di Sekolah Dasar Woodbridge, dengan luka di bagian kepala, menurut Kantor Sheriff San Joaquin County.
Bocah itu, yang diidentifikasi oleh Sacramento Bee sebagai Adan Llanos, dilarikan ke rumah sakit terdekat, di mana dia kemudian meninggal.
Tidak jelas bagaimana Adan mendapatkan senjata itu.
"Kami sangat sedih untuk berbagi bahwa seorang siswa dari Sekolah Dasar Woodbridge meninggal dunia hari ini akibat luka tembak," kata Cathy Nichols-Washer, pengawas dari Lodi Unified School District, dalam sebuah pernyataan.
Baca Juga: Alaska Diterjang Tanah Longsor, Enam Orang Hilang Puluhan Rumah Rusak Berat
"Layanan dukungan konseling dan kematian tersedia bagi siswa dan staf selama masa sulit ini. Pikiran kami bersama keluarga yang terkena dampak tragedi mengerikan ini. Kami juga menyampaikan belasungkawa kami kepada komunitas Dasar Woodbridge." sambungnya.
Luis Llano, yang mengaku bahwa dirinya sebagai paman Adan, membantah sebuah laporan yang menyebutkan bahwa bocah itu bunuh diri.
"Dia adalah anak yang luar biasa penuh dengan kehidupan dan kegembiraan. Dia adalah anak laki-laki yang paling terhormat dan paling manis yang pernah mendapat kehormatan untuk memanggil sebagai keponakan saya!" tulis Luis di Facebook.
"Kami meminta Anda semua untuk menahan diri dari spekulasi apa pun dan jika Anda melihat ada komentar dengan sopan minta mereka untuk hanya mengatakan hal-hal positif. Dia tidak ingin bunuh diri! " lanjutnya dalam penghormatan.
"Bocah ini adalah seorang malaikat yang kami ketahui memiliki hak istimewa! Kami berterima kasih kepada Anda semua atas cinta dan doa Anda"
Istri Luis, Stephanie, juga berusaha menyangkal jika keponakannya bunuh diri. "Kami bertanya apakah ada yang melihat postingan atau komentar yang menyindir bahwa insiden ini bunuh diri atau keponakan kami mengalami depresi, tolong bantu kami untuk menutupnya," tulisnya di Facebook.
"Ini adalah kecelakaan yang aneh dan keponakan kami adalah anak yang bahagia. Saat ini melihat komentar-komentar itu adalah yang paling menyakitkan bagi keluarga dan saya dapat menggunakan semua bantuan yang dapat saya peroleh dengan ini. Terima kasih," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali