Suara.com - Penyidik Subdit I Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya dijadwalkan memeriksa Habib Rizieq Shihab dan menantunya Hanif Alatas, pada Senin (7/12/2020) hari ini. Mereka sedianya diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan pelangggaran protokol kesehatan dalam acara pernikahan --putri Rizieq-- Syarifah Najwa Shihab.
Sekretaris Bantuan Hukum Front Pembela Islam (FPI) Aziz Yanuar hingga Minggu (6/12) malam belum bisa memastikan apakah Habib Rizieq dan Hanif akan hadir atau tidaknya memenuhi panggilan polisi.
"Besok (hari ini) dikabari ya," kata Aziz saat dihubungi Suara.com.
Agenda pemeriksaan hari ini merupakan tindak lanjut atas penggilan pemeriksaan kedua yang dilayangkan penyidik kepada Rizieq dan Hanif pada Rabu (2/12) lalu.
Dalam perjalanannya, kericuhan sempat terjadi saat penyidik berupaya menyerahkan surat panggilan kedua tersebut.
Ketika itu, sejumlah simpatisan dan Laskar FPI menghadang penyidik tatkala hendak mendatangi kediaman Rizieq Shihab di Petamburan, Jakarta Pusat.
Bahkan, sejumlah personel Brimob sempat dikerahkan ke lokasi. Sampai pada akhirnya surat panggilan pemeriksaan kedua itu diterima oleh perwakilan keluarga Rizieq.
Adapun, surat panggilan pemeriksaan kedua itu dilayangkan oleh penyidik setelah sebelumnya Habib Rizieq dan Hanif tidak hadir memenuhi panggilan pemeriksaan pertama pada Selasa (1/12).
Ketika itu, Rizieq tak memenuhi panggilan penyidik dengan alasan masih beristirahat pasca-dirawat di Rumah Sakit Ummi Bogor karena kelelahan. Sedangkan, Hanif beralasan sedang ada acara lain.
Baca Juga: Habib Rizieq Disebut Tak Selevel dengan Jokowi, Refly: Tidak Serendah Itu
Sementara itu, Aziz menyatakan bahwa kekinian kondisi Rizieq telah membaik. Meski dia belum bisa memastikan apakah pentolan FPI tersebut bisa atau tidak memenuhi penggilan penyidik hari ini.
"Alhamdulillah (kondisi Rizieq) sehat," katanya.
Ancam Tangkap
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus sebelumnya juga telah mengimbau Rizieq untuk tidak membawa simpatisannya saat agenda pemeriksaan hari ini. Yusri meminta Rizieq hadir memenuhi panggilan penyidik cukup dengan ditemani oleh kuasa hukumnya.
Menurut Yusri, imbauan itu sampaikan untuk mencegah terjadinya kerumunan. Sebab dikhawatirkan akan menimbulkan klaster baru penularan Covid-19.
"Kita sudah sampaikan dari pemanggilan pertama juga sama. Cukup ditemani pengacara saja. Siapapun yang datang kesini dengan membawa massa akan kami akan tindak tegas," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (4/12) lalu.
Yusri kemudian menegaskan, pihak akan membubarkan simpatisan Rizieq yang hadir dan berkerumun saat pemeriksaan hari ini. Bahkan, dia menyatakan akan menangkap mereka apabila menolak saat dibubarkan.
"Intinya kita akan bubarkan dan akan tindak tegas dengan melakukan penangkapan sesuai aturan jika tetap memaksa membawa massa ke Polda Metro Jaya pada hari Senin," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Abu Janda Diduga Sindir Rizieq Shihab: Polisi Tahu Habib yang Asli Bos!
-
Habib Rizieq Disebut Tak Selevel dengan Jokowi, Refly: Tidak Serendah Itu
-
Dear Laskar, Pesan HRS Jangan Berkerumun Bila Dirinya Diperiksa Polda Metro
-
Jelang Diperiksa Polda Metro Jaya, Ini Pesan Rizieq Shihab
-
Dipanggil Polda Metro Jaya, Rizieq Shihab Minta Pendukungnya Tak Berkerumun
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Gempa Beruntun M 5,5 Guncang Karatung dan Melonguane Sulawesi Utara
-
Gunung Semeru Lima Kali Erupsi Hari Ini, PVMBG Ungkap Lima Titik Waspada
-
Gus Ipul Ajak ASN Kemensos Turun Ground Check DTSEN
-
Kisah Dokter Diaspora Terobos Sekat Birokrasi demi Misi Kemanusiaan di Sumatra
-
Sarmuji Luruskan Fatsun Politik Fraksi Golkar: Bukan Larang Kritik Prabowo-Gibran, Tapi Ada Etikanya
-
Respons Keluhan Warga, Kemensos Libatkan YLKI Awasi Penonaktifan BPJS PBI
-
Niat Gasak HP ASN di Tengah Gemerlap Imlek di Bundaran HI, Pria Paruh Baya Diciduk
-
Geledah Rumah di Ciputat, KPK Sita Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar Terkait Kasus Bea Cukai
-
Ancaman Bagi Koruptor! Gibran Ingin Aset Hasil Judol Hingga Korupsi Disita, Apa Kata Pukat UGM?
-
Penumpang LRT Jabodebek Usul Penambahan Gerbong Khusus Wanita Guna Cegah Pelecehan