Suara.com - Dua perempuan kembar berusia 16 tahun asal Desa Tetehosi, Kecamatan Idanogawo, Kabupaten Nias ditemukan tewas tenggelam di sumur Desa Bobozioli Loloanaa, Kecamatan Idanogawo pada Senin (07/12/2020).
Kronologinya, kedua perempuan ini berangkat dari rumah untuk menyuci pakaian sekitar jam 12 siang. Menurut sang ayah, kedua anaknya tidak pulang hingga sore.
Ayahnya yang khawatir langsung bergegas menuju sumur tempat biasa anaknya mencuci pakaian. Setibanya di sumur tersebut, dia hanya melihat pakaian yang dicuci, namun tidak menemukan kedua korban.
Akhirnya dia meminta pertolongan warga untuk mencari anaknya. Setelah menelusuri berbagai tempat, orangtua korban pun curiga anaknya telah tenggelam ke dalam sumur.
Salah satu warga mencoba masuk dan menyelam ke dalam sumur. Diketahui kedalaman sumur itu sekitar 2,5 meter. Hasilnya, dua anak kembar ini ditemukan sudah tak bernyawa.
Kedua jenazah langsung dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan.
Berdasarkan hasil autopsi oleh pihak Kepolisan Idanogawo dan Petugas Puskesmas Idanogawo tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Diduga saat mencuci pakaian, salah seorang korban terpeleset jatuh ke dalam sumur dan korban lainnya langsung terjun ke sumur menyelamatkan saudaranya. Diketahui dari pihak keluarga bahwa keduanya tidak bisa berenang.
Hingga saat ini pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan terkait peristiwa tenggelamnya perempuan kembar tersebut.
Baca Juga: Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Nias Selatan
Berita Terkait
-
14 Rumah di Nias Diamuk Si Jago Merah, Salah Satunya Milik Sekda
-
Relawan Cabup Nias Selatan 'Ngecrek' di Medan, Warganet: Apa Maksudnya Itu?
-
Selasa Malam, Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Nias Selatan
-
Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Nias Selatan
-
Kabar Baik! Belajar Tatap Muka di Nias Dibolehkan Setelah 31 Desember
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Soal Ambang Batas Pemilu, PSI Tegaskan Kembali Semangat Reformasi
-
Safari Ramadan ke Ponpes di Klender, Kaesang Pangarep Didoakan Jadi Presiden
-
Demo Mahasiswa Jadi Berkah Ramadan, Pedagang Starling Raup Cuan 3 Kali Lipat
-
Lalai Awasi Kasus Hogi Minaya, Mantan Kapolresta Sleman Dicopot dari Jabatan
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa