Suara.com - Sebuah video pembuatan lukisan potret wajah Presiden Joko Widodo (Jokowi) viral di media sosial. Lukisan tersebut menjadi sorotan publik sebab dibuat menggunakan media lakban hitam.
Video proses pembuatan lukisan tersebut diunggah oleh akun TikTok @saupy799.
Ia membuat lukisan menggunakan lakban di dinding rumahnya. Di bawah potret wajah Jokowi, Saupy juga membuat lukisan peta Indonesia.
Dalam video singkatnya, ia juga menambahkan pesan untuk Indonesia yang sedang berjuang melawan pandemi Covid-19.
"Lekas sembuh Indonesiaku #DiRumahAja," demikian tulisan di video tersebut seperti dikutip Suara.com, Jumat (11/12/2020).
Hingga Jumat siang, video tersebut telah disaksikan lebih dari 1,6 juta pengguna. Berbagai pujian langsung membanjiri kolom komentar video tersebut.
Suara.com berkesempatan berbincang dengan pemilik akun @saupy799 mengenai lukisan unik yang dibuatnya.
Pria dengan nama asli Ahmad Saupy yang berusia 21 tahun itu mengaku membutuhkan waktu sekitar tiga jam untuk menciptakan karya seni tersebut.
Hanya dengan bermodalkan sebuah lakban hitam dan pisau kecil, Saupy bisa membuat sebuah lukisan potret wajah Jokowi.
Baca Juga: Seleksi Sekda DKI Masuki Tahap Akhir, Ini 3 Kandidatnya
"Kalau gambar itu saya buat kira-kira tiga jam," kata Saupy kepada Suara.com.
Pria yang berdomisili di Tasikmalaya, Jawa Barat tersebut mengaku sempat kesulitan membuat lukisan Jokowi.
Sebab, media lakban yang digunakannya memiliki daya rekat yang kuat. Sehingga ketika ia salah dalam memotong lakban dan menempelkannya ke dinding, maka akan sulit untuk diperbaiki.
"Pas motong membentuk gambarnya rada susah. Kalau saha harus dilepas lagi dengan risiko catnya kebawa. Kalau lakban hitam lumayan lengket jadi rada hati-hati pas motongnya," tuturnya.
Saupy mengaku sudah mulai menggeluti dunia melukis menggunakan media antimainstream sejak 2018 lalu.
Berawal dari iseng melihat pelukis lain melukis menggunakan daun, Saupy ikut mencobanya hingga akhirnya terus ketagihan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?
-
Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!
-
Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman
-
Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa
-
Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka
-
Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing
-
Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!
-
Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026