Suara.com - Sebuah video pengeroyokan di sebuah kafe beredar di jagat maya. Video tersebut memperlihatkan seorang ibu yang dikeroyok pengunjung kafe.
Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @ndorobeii pada Jumat (11/12/2020). Tampak kerumunan orang seperti mengeroyok ibu tersebut.
Diketahui, ibu tersebut merupakan seorang lurah di Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Berdasarkan unggahan tersebut, ibu lurah itu berniat menegur pengunjung kafe karena berkerumun.
"Ibu Lurah Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, menjadi korban pengeroyokan pengunjung Cafe Bro***," tulis akun tersebut.
Akibat pengeroyokan tersebut, ibu lurah mengalami luka lebam di bagian wajah.
Padahal, ibu tersebut hanya menegur para pengunjung kafe agar menaati protokol kesehatan.
Tapi, ternyata pengunjung kafe tidak terima karena ditegur saat berkerumun.
"Karena tak terima ditegur saat berkerumun melanggar protokol kesehatan. Lurah mengalami luka lebam di bagian wajah." tulis akun tersebut.
Baca Juga: Warga Sulsel Peringati Hari Korban 40 Ribu Jiwa, Pembantaian Westerling
Kejadian tersebut langsung ditangani oleh pihak yang berwajib. Diketahui, satu pelaku telah berhasil ditangkap.
Namun, saat ini petugas tengah melakukan pengejaran kepada tiga pelaku pengeroyokan di kafe tersebut.
Salah satu warganet mengatakan bahwa kafe tersebut memang selalu dipenuhi pengunjung.
"Ini cafe emang bandel ditutup Pak Anies tetep buka, lagi PSBB tapi tempatnya makin rame," tulis akun @terrxxxxx.
Sementara warganet lainnya meminta agar pelaku dapat diberikan sanksi yang adil.
"Visum langsung laporin bu, biar pada anteng di tahanan. Mereka kan seneng kumpul-kumpul nah kumpulin aja di sel," tulis akun @wawaxxxx.
"Salah merasa benar ya gini. Tangkap segera pak," tulis akun @wanda_xxxxxx.
Berita Terkait
-
Djoko Tjandra: Saya Korban Ketidakadilan di Negara yang Saya Cintai!
-
Tabrakan Maut di Jalan Tol Medan-Tebing Tinggi, 1 Orang Tewas
-
Warga Sulsel Peringati Hari Korban 40 Ribu Jiwa, Pembantaian Westerling
-
LIVE STREAMING: Aman Donor Darah di saat Pandemi
-
Pencarian Dihentikan, Keluarga Korban Banjir Medan Sudah Ikhlas
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK
-
Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam
-
Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu
-
Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur
-
Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru
-
Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni
-
Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden
-
Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO
-
Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau
-
Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja