Suara.com - Kepala Seksi Evaluasi Kinerja Daerah Wilayah II Sekjen Kemendagri William sempat menyebut adanya amanat dari instansinya untuk memantau Pilkada Medan lantaran Bobby Nasution yang merupakan menantu Presiden Joko Widodo atau Jokowi ikut maju menjadi calon kepala daerah.
Terkait hal itu, Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Dirjen Otda Kemendagri) Akmal Malik mengklaim tim pemantauan yang dibentuk bekerja secara netral dan profesional.
Akmal menjelaskan ada empat tim yang dibentuk untuk melakukan pemantauan ke daerah yang menggelar Pilkada Serentak 2020. Petugas yang masuk ke dalam tim tersebut telah disumpah untuk bekerja secara netral.
"Semua tim adalah ASN yang disumpah dan berjanji untuk netral. Jadi kami pastikan, petugas-petugas kami yang bertugas untuk melakukan monitoring dan pemantauan, melaksanakan tugasnya secara netral dan profesional," jelas Akmal melalui konferensi pers yang disiarkan langsung dalam akun Instagram @kemendagri pada Jumat (11/12/2020).
Akmal juga mengklaim bakal bertanggung jawab memastikan apabila adanya petugas tim pemantauan yang tidak netral. Ia menyebut bakal menindaklanjutinya.
"Dirjen Otda bertanggung jawab untuk memastikan apabila ada petugas petugas yang tidak netral, kami akan melakukan klarifikasi dan investigasi terkait hal ini," ujarnya.
Lebih lanjut, Akmal mengklaim tidak ada perlakuan khusus dalam melakukan pemantauan ke sejumlah daerah. Kata dia, tim yang dibentuk bertugas ke 32 provinsi dan perlakuannya pun tidak berbeda.
"Jadi, tidak ada kekhususan, tidak ada perlakuan khusus semua hanya memonitoring dan melakukan pemantauan. di sana ada Bawaslu, ada aparat penegak hukum yang tentunya akan mengawasi ketiga ada pihak-pihak yang tidak netral."
Sebelumnya, William menyebut kalau ada instruksi kepada orang Kemendagri untuk melakukan pemantauan langsung ke Pilkada Medan. Hal itu disampikan dalam rapat pilkada persiapan akhir di Medan pada Kamis (8/12/2020).
Baca Juga: Refly Harun Soal Kasus Rizieq: Aparat Gagal Jalankan Fungsi Pengayoman
"Kami diberi amanat harus ada orang dari Kemendagri yang ikut memantau Pilkada Medan," kata William.
"Kenapa kami fokuskan pemilihan di Kota Medan? Karena terdapat paslon (yang) merupakan anak menantu dari Presiden," tambahnya.
Berita Terkait
-
Pacu Iklim Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi
-
Rp 1,3 Triliun Digelontorkan untuk Pembangunan Jalan di Sumut
-
Mendagri Serahkan Hewan Kurban Kemendagri dan BNPP, Bentuk Kepedulian Sosial Kepada Masyarakat
-
Percepat Program Perumahan Rakyat, Mendagri Dukung Penuh Implementasi 0% BPHTB dan PBG bagi MBR
-
Gubernur Bobby Nasution Targetkan RS Internasional Sumut Beri Layanan Medis Kelas Dunia
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Dinasti Politik Tak Lagi Vulgar Ala Orba, Kini Lebih Licin dan 'Main Cantik'
-
Pakar Sebut Hakim PN Jakpus Bisa Kabulkan Gugatan LCC Empat Pilar MPR, Jadi Terapi Kejut
-
KPK Didesak Segera Periksa Dirjen Bea Cukai Djaka Terkait Kasus Suap Blueray Cargo
-
Ray Rangkuti Sentil Mentalitas '5D' DPR: Datang, Duduk, Duit, dan Jadi Jubir Pemerintah
-
Daftar Majelis Hakim PN Jakpus yang Bakal Adili Gugatan LCC MPR, Ada Sosok Ummi Kusuma Putri
-
Ketua MPR Ahmad Muzani Digugat ke PN Jakpus Buntut Kisruh LCC Empat Pilar
-
Kunjungan Prabowo Dianggap Spontan, Seskab Teddy Diminta Tak Main Rahasia
-
Apa Itu Formula 1+8? Saran Diplomasi Dino Patti Djalal untuk Presiden Prabowo
-
Misteri Jalan 'Tak Penting' di Gunung Ciremai, Warga Cium Aroma Proyek Geothermal Senyap
-
MPR Digugat soal LCC Empat Pilar Kalbar, Sidang Digelar Selasa Pekan Depan