Biaya rapid test antigen di Rumah Sakit Cendana berkisar antara Rp 277 ribu - Rp 500 ribu. Adapun tarif untuk paket pemeriksaan pertama adalah Rp 277 ribu dengan waktu tunggu selama 2 hari untuk mendapatkan hasilnya.
Kemudian, paket kedua seharga Rp 350 ribu dengan waktu tunggu 1 hari untuk mendapatkan hasilnya. Sedangkan, paket yang paling mahal seharga Rp 500 ribu dengan hasil pemeriksaan yang dapat diambil di hari yang sama saat melakukan pemeriksaan.
3. Omni Hospital Pulomas
Tarif rapid test antigen di Omni Hospital Pulomas berkisar Rp 575 ribu - Rp 700 ribu. Hasil pemeriksaan akan keluar 1 – 2 hari setelah pemeriksaan. Perbedaan harga pemeriksaan ini terletak pada apakah pemeriksaan tersebut mendapatkan layanan serologi atau tidak.
Bagi penumpang pesawat yang belum sempat melakukan rapid test antigen di daerah asalnya, pemeriksaan dapat dilakukan di Airport Health Center yang tersedia di beberapa bandara dengan biaya sekitar Rp 385 ribu.
Sementara itu, Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) sebenarnya telah menetapkan tarif rapid test sebagai berikut:
- Biaya rapid test antibodi sebesar Rp 150.000 berdasarkan surat edaran bertanggal 6 Juli 2020.
- Tarif rapid test antigen Rp 349.000 hingga Rp 665.000.
Demikian penjelasan mengenai syarat keluar masuk Jakarta yang mulai diberlakukan 18 Desember 2020. Jika memiliki rencana bepergian keluar Jakarta ada baiknya anda melakukan rapid test antigen dahulu ke salah satu rumah sakit tersebut.
Harga rapid test antigen yang tertera di atas kemungkinan dapat berubah sesuai kebijakan masing-masing rumah sakit dan instansi. Hubungi rumah sakit tersebut untuk informasi lebih lanjut. Semoga bermanfaat!
Kontributor : Theresia Simbolon
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat