Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat ini tengah menjalani isolasi setelah dinyatakan positif Covid-19.
Dia telah menjalani isolasi selama 16 hari. Anies melakukan isolasi di Rumah Dinas Gubernur yang berlokas di Taman Suropati, Menteng, Jakarta.
Keluarga Anies Baswedan pun melakukan kunjungan untuk menjenguk. Kerinduan keluarga Anies tampak dalam foto yang dibagikan oleh istri Anies, Fery Farhati.
Fery Farhati membagikan foto saat keluarganya melepas kerinduan bersama Anies Baswedan melalui akun Instagram @fery.farhati.
Dalam foto tersebut, Anies Baswedan didatangi oleh istri dan anak-anaknya. Mereka melepas kerinduan bersama di rumah dinas tersebut.
"Menjenguk abah. 16 hari berlalu di rumah kami tanpa kehadiran Anies Baswedan yang sedang menjalani isolasi mandiri di rumah dinas. Rindu tentunya," ujar Fery Farhati, dikutip Suara.com.
Sebelum dinyatakan positif Covid-19, Fery menceritakan kesibukan suaminya tersebut. Dia mengatakan Anies lah yang paling dinantikan anak-anaknya.
Bahkan, anak-anak Anies rela menunggunya saat ayah mereka harus pulang larut malam.
"Bahkan rela untuk menunggu abah yang pulang larut malam demi mendapatkan pelukan atau sekedar cerita tentang apa yang dialami seharian," lanjutnya.
Baca Juga: Kang Saan Minta Mahfud MD Ngobrol dengan Anies Baswedan dan Kang Emil
Foto tersebut memperlihatkan momen haru saat Anies dan keluarga bertemu dari balik jendela. Mereka harus tetap menjaga jarak dengan Anies.
Anak-anak Anies tampak menyentuh tangan ayahnya dari balik jendela. Mereka pun berfoto bersama, meski harus terhalang kaca jendela.
"Sosok abah selalu hadir dan lekat di hati anak-anak. Kali ini kami ingin hadir untuk abah. Melepas rindu sejenak dari balik jendela. Teriring doa, semoga segera sembuh dan bisa segera berkumpul lagi bersama di rumah," kata istri Anies.
Fery Farhati juga menyampaikan pesan kepada warga Jakarta agar tetap mematuhi protokol kesehatan.
Sebab, pandemi Covid-19 masih belum berlalu. Dia berpesan agar masyarakat dapat menjaga kesehatan.
"Untuk keluarga Jakarta, pandemi Covid-19 belum berlalu. Terus terapkan protokol kesehatan, jaga diri kita demi menjaga orang-orang yang kita cintai. Nikmatilah momen kebersamaan dengan keluarga di penghujung tahun ini dengan rumah saja," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Bansos Covid-19 di DKI Jadi BLT, Riza: Kemungkinan Penerimanya Berkurang
-
Mengharukan, Sekat Kaca Jadi Pemisah Saat Anies Dijenguk Anak Istri
-
Berisiko Tularkan Virus Corona, Seberapa Aman Makan di Restoran?
-
Duh, Selama Pandemi 54 Desa di Cianjur Hidup Tanpa Internet
-
Vladimir Putin Tak Boleh Divaksin Sputnik V, Kenapa?
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Jusuf Kalla Tekankan Kerugian Ekonomi Akibat Banjir, Ajak Warga Jakarta Jaga Lingkungan
-
Geger Unpam Serang, Mahasiswi Tewas Jatuh dari Lantai 2, Murni Kecelakaan atau Kelalaian Kampus?
-
Cuaca Ekstrem Rusak Puluhan Rumah di Probolinggo, BPBD Pastikan Tak Ada Korban Jiwa
-
Kemenhut Bidik Aktor Intelektual di Balik Tewasnya Gajah Sumatra di Konsesi Riau
-
Prabowo Janjikan Biaya Haji Turun Drastis, Bangun 'Kampung Haji' di Mekkah
-
Ogah Masuk Gorong-gorong Mirip Jokowi, Pramono: Yang Bekerja Otaknya
-
Guyon Ogah Masuk Gorong-gorong, Pramono Pilih Kerja Pakai Otak dan Pikiran
-
Sempat Kabur, Otak Dugaan Suap Impor Barang KW di Bea Cukai Akhirnya Pakai Rompi Oranye KPK
-
Pesan Keras Prabowo di Kandang NU: Jangan Ada Dendam, Mari Bersatu Demi Rakyat
-
Viral CCTV Pria Diduga Gendong Mayat di Tambora, Polisi Turun Tangan