Suara.com - Momen unik terjadi di sebuah pesta pernikahan di mana mempelai wanitanya memiliki kembaran. Saking kembarnya, mempelai laki-laki sampai salah pilih istrinya saat prosesi temonan.
Kejadian tersebut dibagikan oleh kreator TikTok @nadyaauliazulfa1 yang bertindak sebagai make up artist pernikahan tersebut.
"Manten Cowo Bingung istrinya yang mana," kata Nadya menarasikan momen tersebut, Minggu (20/12/2020).
Dalam videonya dua wanita kembar yang menjadi pengantin dirias dan membuat mereka sangat sulit dibedakan. Menurut Nadya, suaminya kesulitan membedakan mempelai wanita yang kembar sampai tidak sengaja tertukar.
Terlihat dua wanita kembar tersebut didandani dengan begitu anggun saat menyambut kedatangan mempelai laki-laki dari kejauhan.
Pengantin laki-laki tampak tidak menduga bahwa istrinya yang memiliki kembaran seolah-olah menjadi dua.
Jika diamati, perbedaan mempelai wanita itu hanya terletak di gaun yang mereka kenakan. Sementara rias wajah dan accesoris lainnya sama persis.
Unggahan Nadya itu pun menarik perhatian publik dan telah ditonton hingga 6 juta kali sampai artikel ini ditulis.
Kolom komentar unggahan tersebut diberondong komentar-komentar warganet yang merasa tertegun menyaksikan kejadian unik tersebut.
Baca Juga: Bukan Lagi Ngakak, Kini Viral Foto KTP Merem, Warganet: Kelilipan Mas?
"Gue kalau jadi suaminya udah panik gak bisa bedain," kata warganet dengan nama akun @qua***
"Tetanggaku kembar cowo 2, trus punya pacar namanya rini, eh si kembarannya marah katanya ditikung kembarannya, ternyata pacarnya juga kembar," timpal warganet lainnya @gue***
"Takut pas malem-malemnya salah masuk kamar oii," celetuk akun @Ap***
Adapun tempat momen pernikahan tersebut diduga terjadi di daerah Jawa Tengah jika dilihat dari pakaian pengantin serta bahasa yang digunakan orang-orang di video tersebut.
Video selengkapnya di sini.
Berita Terkait
-
Siapa Owner Pagi Sore? Miskomunikasi Berujung Ramai Seruan Diboikot Turis Malaysia
-
Viral Curhatan eks Tim Kreatif Ini Talkshow Dilempar Skrip ke Muka, Ciri-Ciri Pelaku Jelas Banget
-
Viral Selebgram Berhijab Dituding Kejam ke Karyawan, ART Meninggal karena Sakit Dilarang Pulang
-
Menyaksikan Lake Symphony, Tarian Air Magis dengan Panorama Ikonik KLCC
-
The Economist Milik Siapa? Kritik Keras Prabowo, Ada Grup Rothschild dan Agnelli
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Gudang Kardus 1.000 Meter di Cengkareng Ludes Terbakar, 3 Orang Dilarikan ke RS!
-
Iwakum Desak Pemerintah Lindungi 4 Jurnalis Indonesia yang Ditahan Israel dalam Misi Gaza
-
Dikejar Sekoci Israel: Relawan Indonesia Ceritakan Situasi Mencekam di Laut Mediterania
-
Skandal Korupsi Mesin Jahit PPKUKM Jaktim Terbongkar: Modus Mark Up Gila-gilaan, Negara Tekor Rp4 M!
-
WNI Disandera Tentara Israel, Din Syamsuddin Desak Presiden Prabowo Bicara di Forum BoP!
-
Ahmad Bahar Minta Maaf ke Hercules, Klaim Video Viral Bukan Buatannya: HP Saya Dihack
-
Akhir Pelarian Jambret WNA di Bundaran HI: 120 Kali Beraksi, Keok Ditembus 'Timah Panas' Polisi
-
Anwar Ibrahim Tuntut Pembebasan Aktivis GSF dan Jurnalis Indonesia yang Ditangkap Militer Israel
-
Kapal Bantuan Gaza Dikepung Militer Israel di Mediterania: 9 WNI Terancam, 1 Terdeteksi Diintersep!
-
Penyerangan Tentara Israel ke Global Flotilla dan Jurnalis Indonesia Dianggap Pelanggaran Hukum Laut