Suara.com - Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama resmi menyerahkan jabatannya kepada Sandiaga Uno di Gedung Kemenparekraf, Rabu (23/12/2020).
Dalam kesempatan itu, Wishnutama meyakini Sandiaga bisa meneruskan tugasnya untuk membangkitkan perekonomian dari sektor pariwisata.
Melihat dari tayangan virtualnya, Wishnutama dan Sandiaga sama-sama mengenakan jas serta peci hitam.. Proses penyerahan jabatan pun berlangsung cepat di mana Wishnutama menyerahkannya naskah sertijab secara simbolik kepada Sandiaga pasca melakukan tanda tangan bersama.
"Penandatangan serah terima jabatan," ucap moderator menjadi tanda resminya sertijab yang dikutip melalui kanal YouTube Kemenparekraf, Rabu.
Setelah prosesi sertijab selesai, Wishnutama pun menyampaikan sambutan terakhirnya.
Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Kemenparekraf yang telah membantunya selama 18 bulan.
Wishnutama kemudian menjelaskan bahwa selama ia menjabat, telah mendapatkan tantangan yang sangat berat karena adanya pandemi Covid-19. Sektor pariwisata dan ekonomi kreatif turut terhantam akibat adanya pandemi tersebut.
Ia menyebut kalau tantangan itu juga bakal dialami oleh Sandiaga ke depannya. Sedikit bercerita, Wishnutama mengaku kerap melewati masa-masa yang sulit ditebak.
"Segala sesuatunya sulit ditebak, perencanaan pun kadang-kadang, bukan kadang-kadang hampir sebagian besar kadang bisa dieksekusi tapi kebanyakan tidak dapat dieksekusi," ujarnya.
Baca Juga: Ini Alasan Gista Putri Tak Hadir Dampingi Wishnutama Sertijab Menparekraf
"Tentunya banyak sekali yang menaruh harapan yang sangat besar terhadap sektor pariwisata dan ekonomi kreatif," ujarnya.
Meski demikian ia meyakini kalau di bawah tangan Sandiaga, sektor pariwisata bisa bangkit termasuk ekonomi kreatifnya.
"Akhir kata, saya sampaikan bahwa tongkat estafet selanjutnya untuk memimpin perjuangan di kementerian pariwisata dan ekonomi kreatif. Saya serahkan dan titip Pak Menteri dan teman-teman sekalian yang ada di sini agar kita semua bisa maju."
Berita Terkait
-
Sempat Jadi Rivalnya, Sandiaga Genggam Tasbih Saat Dilantik Jokowi
-
Ini Alasan Gista Putri Tak Hadir Dampingi Wishnutama Sertijab Menparekraf
-
Oposisi Kecewa dengan Sandi, Said Didu: Ingat Pengorbanan Pendukungmu
-
Sandiaga Uno Ungkap Alasan Dirinya Mau Menjadi Menteri di Kabinet Jokowi
-
Jokowi Lantik 6 Menteri Baru, Yusuf Mansur Beri Tanggapan Sangat Positif
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
Terkini
-
Menakar Posisi Tawar Iran: Benarkah Makin Kuat Usai Digempur AS dan Israel?
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Ribuan ASN Kemensos Mangkir di Hari Pertama Kerja, Gus Ipul Bakal Sanksi dan Potong Tukin 3 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Meski Masih WFA, Gus Ipul Temukan 2.708 ASN Kemensos Alpa
-
Normalisasi Sungai Terdampak Bencana Jadi Prioritas Satgas PRR
-
Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera
-
Namanya Dicatut dalam Isu Sensitif, Menteri HAM Pigai Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum
-
Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Kuliti Peran Gus Yaqut dan Gus Alex
-
Ketua Satgas Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra melalui Sinergi Antar Daerah