Suara.com - Seorang pria dengan kostum Sinterklas nyangkut di tiang listrik setelah lepas landas di dekat sekolah di Rio Linda sekitar pukul 11 pagi.
Menyadur KCRA Rabu (23/12/2020), pria ini gagal terbang karena parasut bertenaga khusus yang ia pakai tersangkut di kabel di Sacramento County pada Minggu pagi.
Pria yang ingin membagikan permen pada anak-anak ini diselamatkan oleh petugas pemadam kebakaran Metropolitan Sacramento.
Patroli Jalan Raya California di Kantor North Sacramento menanggapi penyelamatan tersebut dalam postingan Facebook.
"Kami biasanya tidak menanggapi panggilan aneh seperti 'jalur Rudolph-balas saya' tapi ketika panggilan itu benar-benar ada, hal yang terbaik adalah memeriksanya secara langsung."
"Ternyata Sinterklas mencoba untuk bersenang-senang di menit-menit terakhir sebelum liburan dan mengalami situasi kawat panas. Jangan khawatir! Dia tidak terluka dan @metro_fire_sacramento membantunya."
Seorang warga yang menyaksikan Sinterklas nyangkut di tiang listrik mengatakan hal ini tak pernah terjadi sebelumnya.
"Tidak, (aku) tidak pernah melihatnya," kata Colleen Bousliman, yang tinggal di dekat situ. Ia mengatakan pria itu sering terbang di atas kepala.
"Dia terbang ke sana ke mari agar orang bisa melihat dan terbang di sekitar rumah orang," katanya. "Ini adalah pertama kalinya dia mengenakan setelan santa. Kami tidak tahu ini akan terjadi."
Baca Juga: Sinterklas atau Santa Claus? Ketahui Apa Maksud dan Bedanya
Agar penyelamatan berjalan lancar, aliran listrik 200 warga Rio Linda dimatikan sementara. Segera setelah listrik mati, petugas pemadam menurunkan sinterklas itu dari tiang listrik.
Menurut Chris Vestal dari Sac Metro Fire, pria itu berusaha melakukan sesuatu yang baik untuk anak-anak.
"Dia ingin membagikan permen tongkat untuk anak-anak yang bermain di lingkungan ini. Kami memuji dia untuk itu," kata Vestal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Balas Pledoi Kerry Riza, Jaksa Minta Hakim Tolak Seluruh Pembelaan Anak Riza Chalid
-
Lasarus Klarifikasi Soal Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret: Bukan Ditutup, Tapi Dibatasi
-
Penampakan Before-After TNI Bersihkan Lumpur di Rumah Warga Terdampak Bencana di Aceh
-
Update RUU PPRT dan Revisi UU Ketenagakerjaan di DPR, Partisipasi Publik Digelar Mulai 15 Maret
-
Tragis! Ibu di Sumbawa Tega Bakar Anak Gegara Tolak Cari Pakan Ternak
-
Update RUU Perampasan Aset, Dasco: Komisi III Sedang Belanja Masalah dan Susun Draf RUU
-
Aksi Koboi Curanmor di Tanjung Duren Terekam CCTV, Polisi Ringkus Dua Pelaku
-
Pembangunan Huntap di Tapanuli Terus Berjalan, Kerangka Rumah dan Batu Bata Tersusun Rapi
-
TNI dan Warga Gotong Royong, Tempat Ibadah, dan Sekolah di Tapanuli dan Aceh Kinclong Lagi
-
Eros Djarot Kritik Pedas Kondisi Bangsa: Indonesia Menjadi Nation Without Values