Suara.com - Graha Wisata Ragunan, Kota Jakarta Selatan, memfasilitasi jaringan internet cepat bagi pasien isolasi mandiri COVID-19 berkategori orang tanpa gejala yang ingin merayakan Hari Raya Natal secara daring.
"Sejak September kami sudah meningkatkan kapasitas jaringan WiFi dari 10 menjadi 50 Mbps (Megabits per second)," kata Kepala Sub Bagian Tata Usaha Unit Pengelola Anjungan dan Graha Wisata Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, Ranty Ariany, Rabu (23/12/2020).
Ranty menyebutkan peningkatan kapasitas jaringan internet gratis (WiFi) ini bertujuan untuk memberikan layanan terbaik kepada para pasien isolasi mandiri berstatus orang tanpa gejala agar selama menjalani karantina dapat nyaman.
Terhitung sejak 8 Desember 2020, Graha Wisata Ragunan yang terletak di wilayah Kebagusan, Kota Jakarta Selatan, telah menerima pasien OTG yang menempati kamar-kamar dari 78 kamar yang telah disiapkan untuk isolasi mandiri.
Pada perayaan Natal nanti, kata Ranty, tidak ada kegiatan atau pun acara khusus yang diadakan oleh pengelola Graha Wisata Ragunan, pasien hanya menjalani isolasi mandiri di kamar dan kegiatan untuk pemulihan seperti olah raga.
"Paling mereka bisa merayakan Natal dengan video call bersama keluarga di kamarnya masing-masing," kata Ranty.
Ranty menyebutkan hingga saat ini sudah ada 86 orang pasien OTG yang menjalani isolasi mandiri di Graha Wisata Ragunan. Setiap pasien menjalani masa isolasi selama 10 hari.
Dari jumlah tersebut, terdapat tiga orang pasien OTG yang beragama Kristen dan Katolik. Ketiganya dapat mengikuti misa Natal secara daring dengan dukungan jaringan internet cepat yang disediakan oleh Graha Wisata Ragunan.
Selain jaringan internet, fasilitas kamar di Graha Wisata Ragunan tidak kalah dengan penginapan kelas melati yakni pendingin ruangan, televisi, kamar mandi di dalam kamar dan layanan cuci baju.
Baca Juga: Info Buat Warga yang Mau Misa Natal di Gereja Katedral Jakarta
Pemerintah Provinsi Jakarta telah menunjuk salah satu wisma milik pemerintah untuk dijadikan tempat isolasi mandiri pasien COVID-19, salah satunya Graha Wisata Ragunan.
Penunjukan ini tertuang dalam Keputusan Gubernur Nomor 979 tahun 2020 tentang Lokasi Isolasi Terkendali Milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Dalam Rangka Penanganan COVID-19.
Kepgub tersebut ditandatangani oleh Gubernur Jakarta Anies Baswedan pada 22 September 2020. Lokasi isolasi mandiri itu tersebar di tiga kota yakni Jakarta Utara, Jakarta Timur dan Jakarta Selatan. [Antara]
Berita Terkait
-
Serasa Magang saat Jabat Menhan, Prabowo Ungkap Alasan Boyong Menteri Jokowi ke Kabinet
-
Momen Hangat Prabowo di Perayaan Natal Nasional 2025: Getarkan Senayan, Salami Para Jemaat
-
Masakan Padang hingga Chinese Food, Augie Fantinus Bocorkan Hidangan Natal Keluarganya
-
Misa Pontifikal Natal di Katedral Jakarta, Keluarga Jadi Pesan Utama
-
Gereja Ortodoks Yogyakarta: Tradisi Iman dan Perayaan Natal
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!
-
Luput dari Pengawasan, Praktik Tak Manusiawi di Panti Disabilitas Mental Dilaporkan ke Mensos
-
Siap Berdebat dengan Menteri Pigai Soal HAM, Zainal Arifin Mochtar: Bukan Teoretis tapi Tagih Janji
-
Demo Mahasiswa di Mabes Polri saat Ramadan, Polisi Berpeci dan Bersorban Siap Bagi Takjil
-
Geger Mobil Dinas Rp8,5 M, Golkar "Semprot" Gubernur Kaltim: Ukur Kondisi Rakyat