Suara.com - Selama pandemi Covid-19, penggunaan masker dan menjaga jarak telah menjadi kewajiban seluruh elemen masyarakat sehar-hari. Hal itu merupakan langkah pertama yang disarankan oleh Satgas Covid-19 untuk mencegah penyebaran virus.
Tak hanya manusia, petugas juga menyuruh wayang-wayang ini untuk menjaga jaraknya, begitu nyeleneh bila diperhatikan.
Tapi hal itu benar-benar terjadi, seperti dalam unggahan akun Instagram @ndorobeii yang memperlihatkan dua orang petugas lengkap dengan alat pelindung diri (APD) tengah berdiri di atas panggung.
Dalam video itu tampak salah satu petugas berbicara dan menyuruh agar wayang-wayang yang ada di pisah serta dijaga jaraknya.
"Ini wayangnya juga harus dijaga jarak, disterilkan. Jaga jarak, jaga jarak. Pandemi ini membuat kita harus tertib," ujar bapak tersebut.
Sembari dia berbicara, ia juga tampak menyuruh rekannya untuk memindahkan wayang yang berdempetan itu. Terlihat petugas lainnya mencabut wayang satu persatu dan dibuat berjarak.
"Tolong dicabut pak, dicabut dulu," imbuhnya.
Tampak sejumlah orang memadati sekitaran pagelaran wayang tersebut. Mereka juga terlihat menaikkan kedua tangan sejajar dengan bahu, untuk memperkirakan berapa jarak aman dari orang di sebelahnya.
Diketahui dari ucapan petugas itu, bahwa peristiwa tersebut ditayangkan secara nasional.
Baca Juga: Singgung Pelaminan, Respon Tak Terduga Pria saat Ditawari Peninggi Badan
"Ini semuanya live, ini ditayangkan secara nasional ya kegiatan ini," terangnya.
Alhasil unggahan video nyeleneh seorang petugas yang mengingatkan agar wayang menjaga jarak menarik perhatian sejumlah warganet, hingga viral dan ditonton lebih dari 80 ribu kali.
"Saya kira petugasnya salah sebut. Maksudnya para karawitannya lah. Tapi kok sungguhan ada petugas yang menjauhkan wayang-wayangnya," jelas akun @srisouvenir.
"Wkwkw itu lebih lucu dari wayangnya," ujar akun @baashir021.
"Aneh-aneh aja dah, wayangnya jaga jarak, dah lah wkwk," tulis akun @hadianmandala.
Berita Terkait
-
Tes Swab PCR Palsu, Ini Peringatan Satgas Covid-19
-
Viral Tulisan Nyeleneh di Belakang Truk, Bawa-bawa Nama Gisel
-
Surat Keterangan Palsu Corona, Satgas Covid-19: Jangan Main-main
-
Singgung Pelaminan, Respon Tak Terduga Pria saat Ditawari Peninggi Badan
-
Panjang Umur Kebaikan! Aksi Mulia Pemuda Bergaya Punk Ini Panen Pujian
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
Terkini
-
KPK Panggil Eks Dirut Pertamina Elisa Massa Manik Terkait Kasus Jual Beli Gas PGN
-
Kolegium Dokter Harus Independen! MGBKI Kritik Kemenkes 'Kaburkan' Putusan Penting Ini
-
Wamensos Beberkan Rincian Bantuan Bencana Sumatra: Santunan Rp15 Juta hingga Modal Usaha Rp5 Juta
-
Kemensos Gelontorkan Rp13,7 Miliar Tangani Puluhan Bencana di Awal Tahun 2026
-
Kemensos Catat 37 Kejadian Bencana di Awal 2026, Banjir Masih Jadi Ancaman Utama
-
Pramono Anung Akui Operasional RDF Rorotan Masih Penuh Tantangan: Kami Tangani Secara Serius
-
Paulus Tannos Kembali Ajukan Praperadilan dalam Kasus e-KTP, KPK: Tidak Hambat Proses Ekstradisi
-
Epstein Files Meledak Lagi: Deretan Nama Besar Dunia Terseret, dari Trump sampai Bos Teknologi
-
Pemerintah Nilai Tak Ada Resistensi RI Gabung BoP, Sebut Cuma Beda Pendapat
-
MGBKI Dukung Putusan MK soal Kolegium Dokter Spesialis, Tegaskan Independen dan Berlaku Langsung