Suara.com - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengungkapkan bahwa pemerintah menargetkan angka kesembuhan capai 100 persen pada tahun 2021.
Wiku meminta masyarakat untuk terus mematuhi protokol kesehatan 3M memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan, serta terus optimis pada 2021 Covid-19 akan segera hilang dari Indonesia.
"Ke depannya, kita harus mencapai target 100 persen kesembuhan dan menekan angka kematian," kata Wiku dalam Refleksi Akhir Tahun 2020 dan Menuju 2021 Satgas Covid-19.
Wiku menjelaskan, yang menjadi acuan perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia adalah angka kasus aktif, angka kesembuhan dan angka kematian.
Berdasarkan catatan data per 30 Desember 2020, kasus positif terus mengalami peningkatan yang signifikan, hingga jumlahnya mencapai 735.124 kasus.
Lalu, angka kematian diakui cenderung meningkat, namun menurutnya masih dapat ditekan dengan jumlah 21.944 kasus atau 2,9 persen.
Angka kesembuhan juga terus meningkat secara signifikan hingga mencapai 603.741 kasus atau persentasenya 82,12 persen dari pasien terkonfirmasi.
Untuk perkembangan kasus aktif tingkat kabupaten/kota, sangat bervariasi. Ada 27 kabupaten/kota yang perlu mendapat perhatian karena memiliki kasus aktif lebih dari 1.000 kasus.
Sedangkan, untuk kapasitas testing (pemeriksaan) pasien Covid-19 terus mengalami peningkatan. Meski angkanya cenderung terlihat fluktuatif, namun Indonesia pernah meraih pencapain angka testing tertinggi sebesar 96,35 persen dari target yang direkomendasikan World Health Organization (WHO).
Baca Juga: Sebut Kebijakan Jokowi Saat Pandemi Ambigu, PKS: Tingkat Kematian Melonjak
"Namun di minggu ini, turun menjadi 83,31 persen. Pemerintah pusat, pemerintah daerah serta masyarakat harus terus berupaya meningkatkan kinerja ini," jelas Wiku.
Kemudian pergerakan zonasi risiko tingkat kabupaten/kota, pergeserannya kata Wiku, lebih kearah zona oranye atau risiko sedang dalam beberapa Minggu terakhir ini.
Pada zona merah atau risiko tinggi cenderung fluktuatif, dan zona hijau daerah tidak terdampak dan tidak ada kasus baru, semakin sedikit jumlahnya.
Sebanyak 44 kabupaten/kota telah berada dalam zona oranye selam 16 minggu berturut-turut (6 September - 27 Desember).
Sedangkan 16 kabupaten/kota berada di zona merah selama 4 berturut-turut minggu (6 - 27 Desember).
"Kita berharap di bulan ke-11 (Januari 2021), kita bisa melakukan gebrakan dimana zonasi dapat berubah cenderung ke zona hijau. Kita sudah banyak belajar selama 10 bulan. Sehingga tidak ada yang tidak mungkin, yaitu menurunkan risiko agar Indonesia didominasi zona yang lebih aman," imbuh Wiku.
Berita Terkait
-
Kota Malang Menutup Tahun 2020 dengan Zona Merah Covid-19
-
Sebut Kebijakan Jokowi Saat Pandemi Ambigu, PKS: Tingkat Kematian Melonjak
-
Siap Jadi yang Pertama Disuntik Vaksin Corona, Walkot Airin: Bismillah Aja
-
Happy Hypoxia Pasien Covid-19, Supermarket Jadi Tempat Paling Tak Aman
-
Serumah Panik Dikira Digrebek Satgas Covid-19, Endingnya Ngeselin
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?
-
AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?
-
Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan