Suara.com - Seorang staf rumah sakit di pinggiran kota Milwaukee, Wisconsin dipecat karena dugaan sengaja merusak vaksin Covid-19 dengan cara mengeluarkannya dari kulkas selama dua malam.
Menyadur ABC News Jumat (01/01), staf yang diketahui sebagai apoteker ini juga ditangkap pihak berwenang karena melakukan sejumlah tindakan merugikan lainnya.
Polisi Grafton mengatakan apoteker di Advocate Aurora Health itu ditangkap karena membahayakan secara sembrono, memalsukan obat resep dan merusak properti secara kriminal dan semuanya merupakan tindak pidana.
Selain dipecat, polisi mengatakan dalam rilis berita bahwa dia kini di penjara meskipun apoteker yang tak disebutkan identitasnya itu belum didakwa secara resmi.
Hingga kini, motifnya belum diketahui namun detektif yakin ia berencana mengelabui pasien yang telah disuntik dengan vaksin rusak agar keliru mengira dirinya telah divaksin, padahal tidak.
Kepala Kelompok Medis Advocate Aurora Health Care, Jeff Bahr mengatakan bahwa apoteker sengaja mengeluarkan 57 botol berisi ratusan dosis vaksin Moderna dari lemari es di pusat medis Grafton.
Apoteker ini melakukan aksinya pada 24 Desember hingga 25 Desember dan mengembalikannya lalu meninggalkannya lagi pada malam tanggal 25 Desember hingga Sabtu.
Itu artinya vaksin yang diterima orang pada hari Sabtu semuanya tidak berguna, katanya. Jeff Bahr mengatakan botol-botol itu berisi dosis yang cukup untuk menginokulasi 570 orang.
Seorang teknisi apotek menemukan botol-botol itu di luar lemari es pada Sabtu pagi. Pelaku awalnya mengatakan mengeluarkan botol untuk memasukkan barang-barang lain di lemari es dan secara tidak sengaja lupa mengembalikannya.
Baca Juga: Siap Jadi yang Pertama Disuntik Vaksin Corona, Walkot Airin: Bismillah Aja
Vaksin Moderna dapat bertahan selama 12 jam di luar lemari es, jadi para pekerja menggunakan vaksin untuk menginokulasi 57 orang sebelum membuang sisanya. Dosis yang dibuang bernilai hingga Rp 155 juta.
"Ini adalah situasi yang melibatkan aktor buruk, bukan proses yang buruk," jelas Bhar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana