Suara.com - Menteri Keuangan Ontario, Rod Phillips mengundurkan diri karena ketahuan berbohong di media sosial. Rod berlibur diam-diam ke luar negeri sementara ia menyarankan warganya untuk tetap di rumah saja.
Menyadur ABC News Selasa (05/01), Rod sempat pasang status seolah merayakan Natal di rumah bersama keluarganya.
Dalam sebuah video yang diposting di Twitter, Rod tampak hangat mengenakan sweater dan minum eggnog di samping perapian dengan pohon Natal kecil.
"Saya ingin berterima kasih pada kalian atas yang dilakukan untuk melindungi kaum yang paling rentan," kata Rod Phillips pada warga yang tetap di rumah selama liburan Natal.
Ternyata video yang diunggah malam Natal itu adalah status palsu karena ia diketahui berlibur di Karibia sejak 13 Desember. Dari status status lainnya, ia juga ketahuan bohong karena mencantumkan lokasi di Ontario.
Partai oposisi dan pejabat lainnya menyerukan agar Rod Phillips dipecat dari Kabinet. Salah satu pihak merilis video Zoom yang menunjukkan kebohongan Phillips lainnya.
Dalam video itu, ia mengenakan sweater dengan gambar badan legislatif sebagai latar belakangnya seolah sedang ada di Ontario yang bersalju, tapi terdengar suara ombak di belakangnya.
Ketika tiba di Bandara Internasional Pearson di Toronto pada hari Kamis, Phillips mengatakan bahwa dia telah membuat "kesalahan yang bodoh".
Sementara itu, Global News melaporkan deretan pejabat lainnya juga mundur dari jabatan mereka karena ketahuan pergi ke luar negeri.
Baca Juga: Darah Tercecer di Kasur, Ternyata Suami Bohong Dibunuh demi Lari dari Istri
Anggota parlemen dari Dollard Sameer Zuberi, Pierrefonds, mengundurkan diri dari komite sementara Kamal Khera, perwakilan Brampton West mundur sebagai sekretaris parlemen untuk Menteri Pembangunan Internasional.
Tiga anggota parlemen Liberal lainnya juga melakukan perjalanan ke luar negeri sekitar musim panas atau musim gugur tapi ketika itu pembatasan Covid-19 sedang dilonggarkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Korea Utara Uji Coba Rudal Nuklir Baru saat Timur Tengah Memanas
-
22 Tahun Terkatung-katung, JALA PRT Sebut RUU PPRT Cetak Sejarah Terlama di DPR
-
Sesalkan RI Belum Kutuk Serangan AS-Israel ke Iran, FPI Tunggu Penjelasan Pemerintah
-
Polisi Tangkap Pelaku Pembacokan Maut di Sedayu Bantul, Satu Orang Jadi Tersangka
-
Gagal Salip Bus dari Kiri, Pemotor Tewas Hantam Separator Jalur TransJakarta Kampung Melayu
-
Kecelakaan TransJakarta di Gunung Sahari: Pemotor Tewas Usai Nekat Terobos Jalur Busway
-
Sidang Praperadilan Yaqut, Pakar Hukum Kesulitan Maknai Kedudukan Pimpinan KPK dalam UU KPK Baru
-
Kemenpar Sebut Pariwisata Bali Tetap Stabil di Tengah Dinamika Geopolitik Global
-
Ahli di Praperadilan Yaqut Sebut Penetapan Tersangka Kewenangan Penyidik, Bukan Pimpinan KPK
-
Soal Kerugian Negara Kasus Pertamina, Febri Diansyah Ingatkan Putusan Pengadilan Tipikor