Suara.com - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menggelar Sidang Paripurna ke-XI masa persidangan ke-III di Kompleks Parlemen, Senin (11/1/2021). Karena angka penyebaran Covid-19 masih tinggi, maka sidang pun hanya dihadiri 20 persen dari jumlah anggota dewan.
Ketua DPR RI Puan Maharani membuka sidang paripurna sekitar pukul 11.00 WIB. Dalam pembukaannya tersebut, Puan mengatakan sidang bisa dilaksanakan lantaran jumlah anggota dewan yang mengikuti sudah memenuhi batas kuorum.
"Menurut catatan dari Sekretariat Jenderal DPR RI daftar hadir pada permulaan rapat paripurna hari ini telah ditanda-tangani 73 (anggota dewan secara) fisik, 310 virtual artinya total ada 384 orang anggota dari seluruh fraksi yang ada di DPR RI," kata Puan dikutip dari siaran langsung melalui kanal YouTube DPR RI, Senin.
Melihat jumlah anggota dewan yang hadir telah memenuhi kuorum, maka Puan pun membuka sidang paripurna tersebut.
"Perkenankanlah kami selaku pimpinan dewan membuka rapat paripurna DPR RI ke XI masa persidangan ke III tahun sidang 2020-2021 hari Senin tanggal 11 Januari 2021 dan kami nyatakan dibuka dan terbuka untuk umum," ujarnya.
Selama pandemi Covid-19, Puan menuturkan bahwa pihaknya masih tetap melaksanakan rapat dengan protokol kesehatan sampai dengan awal 2021. Hal tersebut lantaran belum landainya penularan kasus Covid-19.
"Dan pemerintah provinsi DKI Jakarta kembali menetapkan kebijakan PSBB ketat mulai dari 11 Januari 2021 sampai dengan 25 Januari 2021."
Berita Terkait
-
Puan Maharani Kurban Sapi Limousin 1 Ton, Singgung Soal Keadilan Sosial di Idul Adha
-
200 Ribu Anak Indonesia Terpapar Judi Online, Puan: Ini Bisa Melahirkan Generasi Bermental Rapuh
-
Ternyata Ini Alasan Prabowo Pidato Perdana soal Ekonomi di Rapat Paripurna DPR
-
Puan Maharani Minta Prabowo Gunakan Semua Celah Diplomasi untuk Bebaskan 9 WNI yang Ditahan Israel
-
Meski 'Satu Lawan Tujuh' di Parlemen, Puan Pastikan PDIP Tetap Berani Kritik Pemerintah
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara
-
Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis
-
Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!
-
Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja
-
Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah
-
KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar
-
KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA
-
Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi