Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyampaikan mekanisme penjagaan terhadap 19 tahanan yang dinyatakan positif Covid-19, yang kini telah dipindahkan ke Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, Jakarta.
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, selain 19 tahanan mendapatkan perawatan dan isolasi mandiri, lembaga antirasuah harus tetap maksimal memberikan pengawasan.
"KPK menugaskan dua tim terdiri dari 12 personil pengawal tahanan KPK yang juga dibantu dari anggota kepolisian," kata Ali Fikri dikonfirmasi, Kamis (14/1/2021).
Ali menyebut para pengawal tahanan atau Waltah akan mendapatkan pembagian tugas. Mereka, akan bergantian setiap delapan jam sekali.
"Masing-masing ada dua orang pengawal tahanan," ucap Ali.
"Ada ruangan khusus di sana untuk melakukan pengawasan dan koordinasi dengan tim di wisma atlet," imbuhnya.
Sebelumnya, KPK melakukan dua tahap tes swab PCR terhadap tahanan di Rumah Tahanan Merah Putih KPK cabang K-4.
Pada tahap tes swab pertama dinyatakan 14 tahanan terkonfirmasi covid-19. Kemudian, tahap kedua para tahanan kembali dites dan bertambah menjadi lima orang tahanan dinyatakan positif.
Adapun keseluruhan tahanan berjumlah 19 orang, kini telah mendapatkan perawatan dan isolasi mandiri di RS Darurat Wisma Atlet Jakarta.
Baca Juga: 5 Tahanan KPK Positif Covid-19, Dilarikan ke RSD Wisma Atlet
Berita Terkait
-
KPK Telisik 'Pengepul' Duit Suap Izin Ekspor Benur Edhy Prabowo
-
Wakil Ketua KPK: Saya Suka Komjen Listyo, Begitu Care dan Luar Biasa Tenang
-
5 Tahanan KPK Positif Covid-19, Dilarikan ke RSD Wisma Atlet
-
Istri Nurhadi, Tin Zuraida Mangkir Diperiksa, Ini Reaksi KPK
-
KPK Ingatkan Istri Nurhadi untuk Kooperatif Penuhi Panggilan
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional