Suara.com - Kepolisian Daerah atau Polda Aceh menjaga ketat gudang penyimpanan vaksin Covid-19 yang dikirim dari Jakarta beberapa waktu lalu.
Kepala Bidang Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy mengatakan saat ini vaksin disimpan di gudang di Gampong Geuce Kaye Jato, Banda Aceh.
"Penjagaan tersebut untuk memastikan keamanan vaksin Covid-19 yang akan didistribusikan kepada masyarakat. Gudang penyimpanan vaksin tersebut dijaga setiap saat," kata Winardy di Banda Aceh, Kamis (14/1/2021).
Polda Aceh, kata Winardy, mengerahkan personel Direktorat Samapta menjaga gudang penyimpanan vaksin Covid-19 tersebut. Penjagaan dilakukan berkesinambungan dengan merotasi personel yang menjaga secara berkala.
"Penjagaan ketat dan berkesinambungan ini bertujuan agar gudang penyimpanan nvaksin selalu terjaga dan aman. Penjagaan dan pengamanan tersebut merupakan dukungan kepolisian dalam penanganan pandemi Covid-19," ujar Winardy.
Aceh menerima vaksin Covid-19 dari Jakarta sebanyak 27.880 ribu vial yang dikirim menggunakan pesawat udara dalam dua kali, yakni pada Selasa (12/1) dan Selasa (5/1).
Vaksin Covid-19 akan didistribusikan ke 23 kabupaten kota di Provinsi Aceh dalam dua tahap. Tahap pertama didistribusikan 17.840 vial ke Kota Banda Aceh dan Aceh Besar.
Sedangkan tahap kedua didistribusikan 10.040 vial vaksin ke 21 kabupaten kota di seluruh Aceh pada 15 Januari 2021. (Antara)
Baca Juga: Polda Aceh Gagalkan Peredaran 61 Kg Sabu, 1 Senpi Disita
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Oknum Polisi Diduga Terlibat di Pabrik Narkoba Zenith Semarang, Apa Perannya?
-
Sekjen DPR Menang Praperadilan, KPK Tak Menyerah: Hukum Belum Berakhir!
-
Protes Pemberitaan dan Karikatur Surya Paloh, Massa Partai Nasdem Kepung Kantor Tempo di Palmerah
-
Geger Mobil Polisi Disebut Tabrak Warga Saat Tawuran di Tebet, Kapolsek Membantah
-
Bagaimana Cara Amerika Serikat Blokade Selat Hormuz?
-
Manuver ke Putin dan Macron, Prabowo Dinilai Sedang Jalankan Strategi Penyeimbang Diplomasi
-
Pengamat Sorot Titah Prabowo ke TNI, Polri dan BIN Sebelum ke Eropa: Sinyal Tegas Jaga Stabilitas
-
Jakarta Masih Rawan 'Rayap Besi', Pramono Anung: Pelan-Pelan Kami Benahi dan Tindak Tegas!
-
Kenapa Amerika Serikat Pakai Nama Menteri Perang, Bukan Menteri Pertahanan?
-
Benarkah Langit RI akan Dibuka untuk Pesawat Tempur AS? Kemhan Tegaskan Perjanjian Belum Final