Suara.com - Kamala Harris mengungkapkan jika ia dijebak oleh temannya saat akan kencam pertama dengan suaminya dan ada hal lain yang sangat dicintainya selain pasangan.
Menyadur Indian Express, Selasa (19/1/2021) Kamala Harris dan suamianya Doug Emhoff telah menikah selama enam tahun.
Selama mereka beresama, wakil presiden terpilih Amerika Serikat dan suaminya mengaku mempelajari hal-hal baru tentang satu sama lain dan berbagi hal yang sama dengan dunia.
Dalam wawancara baru-baru ini untuk CBS News Sunday Morning, pasangan itu berbagi beberapa fakta yang tidak diketahui tentang hubungan mereka.
Salah satunya adalah saat Kamala Harris mencari tahun tentang suaminya menggunakan Google sebelum kencan pertama mereka pada tahun 2013.
"Sahabatku menjebak kami pada kencan buta. Dia berkata, 'Percayalah padaku'. Dia ingin aku melakukannya. Dan dia berkata, 'Jangan Google dia', dan aku melakukannya," jelas Harris kepada pembawa acara CBS News Jane Pauley.
Mendengar penjelasan istrinya tersebut, Emhoff tampak terkejut. Sementara itu, Emhoff juga mengungkapkan hal lain tentang hubungan mereka.
"Salah satu teman saya ada di kota dan kami pergi ke pertandingan Laker… Saya menceritakan kisahnya kepadanya.
"Saya berkata, 'Menurutmu apa yang harus saya kirimkan ke dia?' Kami duduk di sana di tribun dan menemukan teks ini yang berbunyi, 'Hei, ini Doug. Canggung. Aku akan mengirimimu SMS.'" jelas Emhoff.
Baca Juga: Foto Kamala Harris Tuai Kontroversi, Majalah Vogue Banjir Kritikan
Ada satu hal lain yang sangat dicintai Harris setelah suaminya yakni sepatu "Chucks". Harris terlihat memakainya dalam banyak kesempatan, dan selama wawancara, dia bahkan mengakui bahwa Converse adalah "pakaian kasualnya".
"Kau tahu, aku tumbuh bersama Chucks. Saya mencintai mereka. Mereka nyaman," katanya, sementara suaminya bercanda bahwa dia memiliki beberapa lemari sepatu model tersebut.
"Ketika saya bertemu dengannya, itu adalah Chucks dan jeans," kata Emhoff.
Pada saat pelantikan Rabu (20/1), Doug Emhoff akan mengukir sejarah sebagai suami pertama dari wakil presiden wanita di Amerika Serikat.
Sebelumnya, saat wawancara dengan CNN, ketika pembawa acara Jake Tapper meminta Harris untuk mengklarifikasi bagaimana orang Amerika seharusnya merujuk pada Emhoff, dia berkata: "Saya pikir istilah itu telah berkembang menjadi 'second gentleman'."
Dan ketika ditanya apakah dia juga akan memanggil suaminya dengan sebutan tersebut, Harris berkata: "Tidak, aku akan memanggilnya 'sayang'."
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
Terkini
-
MBG Dibagikan Lagi, BGN Ancam Suspend SPPG yang Mark Up Bahan Baku: Gila-gilaan, Langsung Disanksi
-
Pesan Haru Keluarga Andrie Yunus di DPR: Orang Lampung Itu Pelampung Penyelamat Demokrasi
-
Setahun Prabowo: Deforestasi Melonjak, Potensi 'Juara Dunia' Hutan Gundul
-
TAUD: Belasan Orang Terlibat Operasi Intelijen Serang Aktivis KontraS
-
Curhat Terakhir Praka Farizal Sebelum Gugur: Ungkap Situasi Lebanon Mencekam, Sering Masuk Bunker
-
KontraS Kritik Pelimpahan Kasus Andrie Yunus ke Puspom TNI: Berpotensi Ada Manipulasi Hukum
-
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR Minta Pasukan Segera Ditarik Pulang
-
KPK Ungkap Aliran Dana USD 406 Ribu Kepada Gus Alex di Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Cegah 'Domino' Represi, KontraS Desak Presiden Prabowo Bentuk TGPF Kasus Air Keras Andrie Yunus
-
Detik-detik Dua Prajurit TNI Gugur di Lebanon Selatan Saat Kawal Pasukan UNIFIL