- BGN memberi peringatan keras kepada mitra MBG agar tidak menaikkan harga bahan baku melebihi batas yang ditetapkan.
- Wakil Kepala BGN menegaskan sanksi tegas akan diberikan bagi mitra yang terbukti melakukan mark up harga secara berlebihan.
- Sanksi konkret yang diterapkan adalah penghentian operasional selama satu minggu untuk evaluasi perbaikan komitmen mitra.
Suara.com - Badan Gizi Nasional (BGN) memberi peringatan keras menjelang operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada 31 Maret 2026.
Mitra pelaksana Program Makan Bergizi Gratis (MBG) diminta tidak bermain harga dalam pengadaan bahan baku yang sudah ditetapkan di kisaran Rp8.000–Rp10.000 per porsi.
Peringatan ini muncul di tengah kekhawatiran adanya praktik mark up yang berpotensi menggerus kualitas program sekaligus merugikan negara.
Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, menegaskan pihaknya tidak akan ragu menjatuhkan sanksi tegas kepada mitra yang terbukti melakukan pelanggaran.
“Mitra yang mark up harga gila-gilaan dan menekan Kepala SPPG, pengawas gizi dan pengawas keuangan, akan saya minta kedeputian Tauwas untuk suspend tanpa pemberian insentif karena termasuk pelanggaran berat,” kata Nanik di Jakarta, Minggu (29/3).
Menurutnya, praktik semacam itu bukan sekadar pelanggaran administratif, melainkan mencederai tujuan utama program yang menyasar pemenuhan gizi masyarakat.
Ia juga menyoroti sikap sebagian mitra yang dinilai tetap mencari keuntungan berlebih meski sudah menerima insentif dari pemerintah.
“Saya minta untuk tidak diberikan insentif juga karena mitra yang demikian tidak akan pernah puas. Sudah dikasih insentif, masih saja nakal mark up harga bahan baku,” ujarnya.
Sebagai langkah konkret, BGN akan menjatuhkan sanksi penghentian operasional sementara selama satu minggu bagi mitra yang terbukti melanggar. Masa suspend itu disebut sebagai waktu untuk evaluasi sekaligus komitmen perbaikan.
Baca Juga: H-1 MBG Kembali Beroperasi, Relawan SPPG Jakbar Gas Pol Bersihkan Dapur
“Kita suspend satu minggu sampai mereka membuat pernyataan tidak mark up harga dan tidak monopoli menjadi supplier sendiri. Itu pelanggaran berat,” tegas Nanik.
BGN berharap peringatan ini menjadi alarm bagi seluruh mitra menjelang dimulainya operasional SPPG. Dengan pengawasan yang diperketat, program MBG ditargetkan berjalan lebih transparan dan tidak menyimpang dari tujuan awalnya.
Berita Terkait
-
H-1 MBG Kembali Beroperasi, Relawan SPPG Jakbar Gas Pol Bersihkan Dapur
-
MBG Disalurkan Lima Hari Sekolah
-
BGN Tindak Tegas! SPPG di Nabire Dibekukan Usai Mobil MBG Dipakai Angkut Sampah
-
Sempat Ditutup karena Kelapa Utuh, SPPG Seri Kuala Lobam Kembali Beroperasi
-
1.251 Dapur MBG Kena Sanksi, DPR Desak Pengawasan dan Sertifikasi Diperketat
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Fakta Ilmiah Cara Sabun Membersihkan Baju dari Noda Membandel
-
BREAKING NEWS: Peringatan Tsunami di Flores Usai Gempa 7,0
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan