Suara.com - Sekelompok anak muda di Bradford, Inggris, dengan sengaja mengganti sebuah botol berisi hand sanitizer menggunakan lem dan mengerjai pengunjung.
Menyadur Daily Mirror, Rabu (20/1/2021) insiden tersebut terjadi salah satu supermarket Morrison di Five Lane Ends, kota Bradford pada Selasa (19/1).
Para pemuda nakal tersebut terlihat mendekati pembeli yang berbeda secara bergantian, menawarkan mereka penyemprotan gratis dari botol pembersih tangan bermerek.
Kathy Smith adalah satu pengunjung yang hampir saja menjadi korban kejahilan anak-anak tersebut. Saat itu ia akan berbelanja dan tiba-tiba didekati sekelompok pemuda dan menawarkan botol.
"Pemuda itu mendekati saya menunjukkan botol 'pembersih' menanyakan apakah saya ingin pompa gratis," kata Kathy kepada YorkshireLive.
Kathy berkata bahwa dia hampir menerima tawaran pemuda tersebut seandainya dia mengulurkan tangannya, tetapi dia berhenti ketika salah satu dari mereka tertawa.
"Dia sangat menungguku untuk mengulurkan tangan dengan senyum lebar di wajahnya," sambung Kathy ketika menjelaskan detail kejadian.
"Mereka semua mulai tertawa, kemudian saya bertanya, 'apa yang ada di botol?' Dia berkata, 'pembersih' sambil tertawa," ujar Kathy.
Ketika wanita tersebut mulai menaruh curiga, ia terus bertanya dan sampai pada seorang pemuda berkata jika itu adalah sebuah lem.
Baca Juga: Leicester Puncaki Klasemen Liga Inggris, Rodgers: Artinya Kami Konsisten!
"Saya mendengar salah satu pemuda tertawa dan dia berkata: 'F ***** g' superglue'. Mereka semua pergi sambil tertawa ketika saya berkata, Terima kasih." ungkap Kathy.
Kathy merasa lega karena berhasil menghindari dari jebakan itu. "Saya akan masuk Rumah Sakit Bradford Royal sepanjang malam." ujar Kathy.
Perdana Menteri Boris Johnson memperingatkan pada hari Jumat bahwa pengunjung supermarket mungkin tertular Covid-19 dari barang-barang yang mereka sentuh.
Minggu lalu supermarket Morrisons, Sainsbury's, Waitrose, Tesco, dan Asda meningkatkan aturan pencegahan Covid-19 dengan melarang pembeli tanpa masker.
Sekarang, supermarket didesak untuk menerapkan kebijakan "berbelanja sendiri", The Sun on Sunday melaporkan.
Manajer toko juga harus menyediakan lebih banyak stasiun pembersih tangan, tanda yang lebih jelas, dan melarang orang masuk tanpa masker.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
KPK Bakal Periksa Suami dan Anak Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
-
Bahlil Punya Tugas Baru, Pimpin Satgas Transisi Energi: Kejar Target 120 Juta Motor Listrik
-
Konvoi Mobil Zig-zag di Tol Becakayu Bikin Resah, Polisi: Identitas Pelaku Dikantongi
-
Kota Yogyakarta Catat 6 Kasus Positif Campak, Dinkes Sebut Masih Ada Warga Anti Vaksin
-
MAKI: KPK Perlu Terapkan Pasal TPPU untuk Jerat Suami dan Anak Fadia Arafiq
-
Kolega di Golkar 'Semprot' Bupati Fadia: Kalau Tak Tahu Birokrasi, Tanya Kemendagri!
-
Aliansi Mahasiswa Demo di DPR Tolak BoP dan Serukan Lawan Imperialisme, Ribuan Polisi Disiagakan
-
Tragedi Jumat Pagi di Jalur Transjakarta: Pemotor Tewas Usai Menghantam Pembatas Jalan
-
Alarm Bahaya BPBD Menyala, Cuaca Ekstrem Kepung Jakarta hingga 12 Maret
-
Tinggal Lapor ke Prabowo, Komisi Reformasi Polri: Ada 8 Perpol dan 24 Perkap Harus Direvisi