Suara.com - Plt Kepala Rumah Tahanan KPK Ristanta memastikan 14 tahanan yang masih dirawat di Rumah Sakit Wisma Atlet, Jakarta, mendapatkan perawatan intensif dan pengawalan khusus dari petugas. 14 tahanan itu terpapar virus covid-19, setelah dilakukan tes swab PCR di Rutan Cabang Merah Putih KPK.
Menurutnya, selama menjalani isolasi, 14 tahanan KPK dipisahkan dengan pasien lainnya, yakni di lantai 30 RSD Wisma Atlet.
"Itu di lantai 30 di sana (RS Wisma Atlet), dikhususkan untuk tahanan KPK," ungkap Ristanta, Selasa (26/1/2021).
Ristanta menambahkan aktivitas selama isolasi mandiri para tahanan KPK, juga diawasi ketat oleh petugas yang mengawal para tahanan.
"Penjagaan dua personel pengawal tahanan," ungkap Ristanta.
Ristanta pun memastikan bahwa KPK terus menjalankan protokol kesehatan dengan ketat selama pandemi. KPK berharap semua pemangku kepentingan yang berhubungan dengan rumah tahanan, mematuhi protokol kesehatan.
"Semua ini kami lakukan bukan untuk menghambat kepentingan para tahanan dan kerabatnya. Tapi demi kesehatan dan keselamatan bersama," tutup Rismanta
Untuk diketahui, total tahanan yang kini masih menjalani perawatan intensif dan isolasi mandiri di RS Wisma Atlet sebanyak 14 tahanan.
Sebelumnya, ada 20 tahanan KPK yang telah terpapar covid-19. Untuk enam orang diantaranya sudah dinyatakan sembuh dan dikembalikan ke rutan KPK.
Baca Juga: Berkurang 284, Pasien Corona di RSD Wisma Atlet Kini Berjumlah 4.078 Orang
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
-
Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
Terkini
-
Pesawat Tabrak Menara di Beijing, Pemerintah China Sibuk Sensor Peristiwa Itu
-
Gerindra Santai Hadapi Safari Politik Jokowi, Pilih Fokus Kawal Program Prabowo
-
Momen Keajaiban Bayi 3 Tahun Selamat Usai 6 Hari Tertimbun Puing Gempa Bumi Venezuela
-
Momen Saling Hormat Prabowo-Jokowi Jadi Sorotan, Gerindra Beri Penjelasan Ini!
-
KPK Gagal Periksa Bos Maktour, Fuad Hasan Masyhur Pilih ke Luar Negeri Saat Kasus Haji Diusut
-
Hakim Beratkan Vonis Nadiem karena Sudah Kaya, Pakar: Standarnya Terlalu Subjektif
-
Kebakaran TPA Jatiwaringin Meluas, Pemkab Tangerang Tetapkan Status Tanggap Darurat
-
Lubang Galian yang Merenggut Nyawa, Siapa Harus Bertanggung Jawab?
-
17 Tahun Terkatung-katung, Nasib Lahan Transmigrasi di Muaro Jambi Akhirnya Terang
-
KPK Dalami Aset Japto Soerjosoemarjo, Diduga Terkait Kasus Gratifikasi Batu Bara