Suara.com - Angka kematian pasien positif COVID-19 di Jawa Barat meroket hingga 200 jiwa meninggal dunia pada Kamis (28/1/2021) hari ini, angka ini setengah dari total kematian nasional.
Berdasarkan catatan Satuan Tugas Penanganan Covid-19, grafik kematian pasien positif corona di Jawa Barat melonjak drastis dari 13 kematian pada 26 Januari ke 106 kematian pada 27 Januari dan terus meroket hingga hari ini 200 warga Jawa Barat meninggal dunia.
Setelah Jawa Barat, Jawa Tengah juga mencatat angka kematian tertinggi kedua yakni 81 jiwa, lalu Jawa Timur 57 jiwa, DKI Jakarta sebanyak 40 jiwa, dan Sulawesi Utara 28 jiwa.
Selain itu angka penambahan kasus positif COVID-19 di Jawa Barat juga melonjak dua kali lipat dari 2.022 kasus pada 25 Januari terus meroket hingga hari ini 4.532 kasus positif.
Kasus baru COVID-19 setelah Jabar antara lain; DKI Jakarta (2.889 kasus), Jawa Tengah (1.507 kasus), Jawa Timur (1.022 kasus), dan Sulawesi Selatan (679 kasus).
Diketahui, Indonesia mencatatkan rekor tertinggi harian setelah terjadi penambahan 476 jiwa meninggal dunia pada Kamis (28/1/2021) hari ini, total menjadi 29.331 jiwa.
Ini merupakan rekor baru kematian harian mengalahkan rekor sebelumnya pada Rabu (27/1/2021) kemarin yakni 387 jiwa.
Kemudian, kasus positif COVID-19 di Indonesia masih terus bertambah sebanyak 13.695 orang hari ini, total kasus menjadi 1.037.993 orang.
Angka tersebut didapatkan dari hasil pemeriksaan 87.280 spesimen dari 54.114 orang yang diperiksa hari ini.
Baca Juga: Rekor Baru Indonesia, 476 Pasien Positif Covid-19 Meninggal Hari Ini
Total spesimen yang sudah diperiksa sejak kasus pertama covid-19 hingga hari ini adalah 9.046.675 spesimen dari 6.032.242 orang.
Di sisi lain, ada tambahan 10.792 orang yang sembuh sehingga total menjadi 842.122 orang lainnya dinyatakan sembuh. Sementara kasus suspek hari ini mencapai 82.676 orang.
Tercatat sudah 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota yang terinfeksi virus COVID-19.
Data kemarin, positif 1.024.298 orang, 164.113 orang kasus aktif, 831.330 orang sembuh, dan meninggal 28.855 jiwa.
Berita Terkait
-
Mengenal COVID-19 'Stratus' (XFG) yang Sudah Masuk Indonesia: Gejala dan Penularan
-
Kenali Virus Corona Varian Nimbus: Penularan, Gejala, hingga Pengobatan Covid-19 Terbaru
-
Mengenal Virus Corona Varian Nimbus, Penularan Kasus Melonjak di 13 Negara
-
7 Fakta Kenaikan Kasus COVID-19 Dunia, Thailand Kembali Berlakukan Sekolah Daring
-
Pasien COVID-19 di Taiwan Capai 41.000 Orang, Varian Baru Corona Kebal Imunitas?
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
KPK Diam-diam Periksa Eks Anak Buah Budi Karya dalam Kasus Korupsi DJKA
-
Jakarta Mau Jual Obligasi Daerah, Warga Kini Bisa Ikut Bangun Ibu Kota
-
Kasad Maruli Tegaskan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Permintaan Pemda, Bukan Instruksi TNI
-
Prof Siti Zuhro: Elit Jadi Penghambat Kemajuan, Visi Prabowo Harus Dibuktikan
-
Detik-detik 9 WNI Ditodong Senjata Tentara Israel, Benjamin Netanyahu Buka Suara
-
Revisi UU HAM Bakal Siapkan Dana Abadi, Wamen HAM Tegaskan Bukan Alat Kontrol Organisasi Sipil
-
Istana Ungkap Alasan Prabowo Hadiri Paripurna DPR pada Hari Kebangkitan Nasional
-
Pejabat Israel Ungkap 9 WNI dan Aktivis Global Sumud Flotilla Dibawa ke Penjara Terapung
-
Prabowo Bakal Sampaikan Langsung KEM-PPKF 2027 di DPR Besok, Dasco: Mungkin Ini Baru Pertama Kali
-
Media Turkiye Soroti Langkah Hukum Indonesia usai WNI Ditahan Israel di Global Sumud Flotilla