Suara.com - Di Twitter trending Saraswati, banyak warganet yang membagikan gambar-gambar Dewi Saraswati sambil menyematkan kata "Rahajeng Rahina Saraswati." Bersamaan dengan itu banyak juga yang mengucapkan "Selamat Hari Raya Saraswati". Apa arti Rahajeng Rahina Saraswati di Hari Raya Saraswati ini? Simak penjelasannya berikut ini.
Makna atau Arti Rahajeng Rahina Saraswati
Kata Rahajeng Rahina Saraswati adalah susunan kata penting bagi Umat Hindu, karena kata-kata tersebut mengandung rasa syukur atas turunnya ilmu pengetahuan. Saraswati dalam etimologi Hindu memiliki dua suka kata suci yakni saras dan wati. Saras berarti ucapan, perkataan, atau sesuatu yang mengalir, sedangkan wati berarti seseorang yang mempunyai. Bila keduanya digabungkan saraswati bermakna seseorang atau pribadi yang berilmu pengetahuan.
Kata Rahajeng Rahina Saraswati trending di Twitter pada Sabtu, 30 Januari 2021 karena pada hari ini bertepatan dengan perayaan Hari Raya Saraswati untuk seluruh umat yang merayakan. Perayaan Hari Raya Saraswati sangat penting bagi umat Hindu di seluruh dunia. Di dalam perayaan ini, mereka akan bersuka cita menyenandungkan rasa syukur atas kemuliaan Dewi Saraswati, sang simbol ilmu pengetahuan.
Umat Hindu mempercayai pada Hari Raya Saraswati merupakan momen ilmu pengetahuan yang turun ke dunia untuk kemakmuran, kemajuan, perdamaian, dan meningkatkan keberadaban bagi peradaban manusia. Hari raya Saraswati diperingati pada hari Saniscara Umanis Wuku Watugunung, atau bisa dihitung dalam enam bulan sekali.
Di Denpasar Bali, umat Hindu menyambut Hari Raya Saraswati dengan menggelar persembahyangan di Pura Jagatnatha Denpasar. Pelaksanaan persembahyangan di masa pandemi menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Pada Hari Raya Saraswati ini, umat Hindu memuja Ida Sanghyang Widhi Wasa dalam menifestasinya sebagai Dewi Saraswati.
Manifestasi Dewi Saraswati
Dewi Saraswati sendiri digambarkan sebagai sosok wanita cantik. Dia termasuk salah satu dari tiga dewi utama dalam agama Hindu, dua yang lainnya adalah Dewi Sri (Laksmi) dan Dewi Uma (Durga). Saraswati merupakan sakti dari Dewa Brahma, Dewa Pencipta. Saraswati dikenal juga sebagai Dewi Sungai di samping Dewi Gangga, Yamina, dan Susoma. Dia adalah dewi yang menguasai ilmu pengetahuan dan seni. Para penganut ajaran Wedanta meyakini, dengan menguasai ilmu pengetahuan dan seni, manusia bisa memperoleh jalan untuk moksa, pembebasan dari kelahiran kembali.
Berikut adalah doa yang diucapkan di hari Raya Saraswati selain mengucapkan kata-kata Rahajeng Rahina Saraswati.
Baca Juga: Umat Hindu di Bali Rayakan Hari Saraswati saat PPKM
Om syam Siwam dewam mrtistam swaha,
Om nirwigna nama swaha, suka Sidyam nama swaha.
Om Kara krti prataman, akasa widyah saranam, suka aksara winastam, prasama pada winatam.
Om sri sri sri Sarasati purneng purnaning prani ya nama swaha.
Demikian makna atau arti Rahajeng Rahina Saraswati. Ilmu pengetahuan yang berharga memang layak dirayakan.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
-
Jejak Berdarah Pembunuh Sadis Rumania Berakhir di Bali, Diciduk Tim Gabungan di Kerobokan
-
Buron Hampir Tiga Tahun, Terpidana Kredit FIktif Mila Indriani Ditangkap di Bali
-
Mencicipi Donat Artisan yang Unik dan Autentik, Cita Rasa Bali di Setiap Gigitan
-
Baru 20 Tahun, Kadek Arel Resmi Jadi Anggota Exco APPI
-
Kepala Putus hingga Masuk Peti, Prilly Latuconsina Syok Baca Naskah Danur: The Last Chapter
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Bawa 11 Orang, Pesawat ATR 42 IAT yang Hilang Kontak di Maros Masih Dicari
-
Pesawat ATR 42 Rute YogyakartaMakassar Hilang Kontak di MarosPangkep
-
Sekolah Rakyat Berasrama, Menteri PPPA: Hak Asuh Anak Tetap di Tangan Orang Tua
-
Rekayasa Lalu Lintas Bakal Diberlakukan di Kota Tua Mulai Akhir Januari, Cek Jadwalnya!
-
Salip London hingga Paris, Bali Jadi Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026
-
KAI Catat 88 Ribu Penumpang Tinggalkan Jakarta Selama Libur Isra Mikraj
-
Pelaku Asusila di Bus Transjakarta Koridor 1A Diproses Hukum
-
Akses Terputus Sepekan, Kepala BNPB Instruksikan Percepatan Penanganan Longsor Jepara
-
Hujan Lebat dan Angin Kencang Bayangi Akhir Pekan Jakarta
-
Belajar dari Broken String Aurelie Moeremans: Mengapa Korban Sulit Lepas dari Jerat Pelaku?