Suara.com - Aung San Suu Kyi, pemimpin Myanmar dikabarkan ditangkap dalam penggerebekan Senin (1/2/2021) dini hari bersama sejumlah tokoh senior lainnya dari partai berkuasa. Peristiwa ini membuat profil Aung San Suu Kyi menjadi sorotan publik.
Kabar penangkapan Aung San Suu Kyi tersebut telah disampaikan oleh juru bicara Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD).
Penangkapan tersebut berlangsung setelah beberapa hari ketegangan antara pemerintahan sipil dan militer terus meningkat hingga menimbulkan kekhawatiran kudeta pasca-pemilu. Militer menyebutkan bahwa pemilu di Myanmar diwarnai dengan kecurangan.
Juru bicara Myo Nyunt melalui telepon mengatakan kepada Reuters bahwa Aung San Suu Kyi, Presiden Win Myint, dan sejumlah pemimpin lainnya ditangkap dan dibawa pada hari Senin (1/2/2021) dini hari.
Siapa sosok Aung San Suu Kyi? Langsung saja intip profil Aung San Suu Kyi selengkapnya di bawah ini.
1. Latar Belakang Aung San Suu Kyi
Aung San Suu Kyi lahir pada tanggal 19 Juni 1945. Dirinya adalah seorang aktivis prodemokrasi Myanmar dan pemimpin National League for Democracy (Persatuan Nasional untuk Demokrasi atau NLD).
Sejak tanggal 6 April 2016, Suu Kyi menjabat sebagai State Counsellor atau penasihat negara Myanmar.
2. Riwayat Pendidikan Aung San Suu Kyi
Baca Juga: Hentikan Ketegangan, PBB Imbau Militer Myanmar Hormati Hasil Pemilu
Aung San Suu Kyi lulus dari Lady Shri Ram College di New Delhi pada tahun 1964. Lalu dirinya melanjutkan pendidikannya di St Hugh's College, Oxford, memperoleh gelar B.A. dalam bidang Filosofi, Politik, dan Ekonomi pada tahun 1989.
Setelah lulus, dirinya melanjutkan pendidikannya di New York, dan bekerja untuk pemerintah Persatuan Myanmar.
Tahun 1972, Aung San Suu Kyi menikah dengan Dr. Michael Aris, seorang pelajar kebudayaan Tibet.
Tahun berikutnya, dirinya melahirkan anak laki-laki pertamanya, yaitu Alexander, di London. Dan pada tahun 1977 dirinya melahirkan anak kedua, yaitu Kim.
4. Kontroversi Aung San Suu Kyi
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT