Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah memperpanjang masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Senin (8/2/2021) kemarin. Kebijakan ini mengikuti keputusan Pemerintah Pusat yang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro.
Kendati demikian, kebijakan ini tak memberikan dampak pada penerapannya di tingkat RW, khususnya yang berstatus zona merah.
Salah satunya seperti yang terjadi di RW 02 Cipete Selatan, Jakarta Selatan. Wilayah ini menjadi salah satu yang tergolong sebagai zona wilayah rawan menurut situs corona.jakarta.go.id.
Ketua RW 02, Lestamin mengatakan tak mendapatkan instruksi khusus dari Lurah atau Camat untuk pembatasan di wilayahnya. Semua kebijakan tetap berjalan seperti sebelum PPKM mikro ditetapkan.
"Enggak ada, enggak. Sama saja seperti kemarin ya. Kami kasih tahu pakai masker, jaga jarak. Gitu lah," ujar Lestamin saat ditemui di kediamannya, Selasa (9/2/2021).
Lestamin menyebut selama ini sudah menjalankan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19 di wilayahnya sejak lama. Ada aturan buka tutup jalan, tempat ibadah jaga jarak, dan lainnya.
"Semuanya kan kita data. Ada yang kena (Covid-19) kita jaga, anterin makannya, di masjid juga safnya dijarakin," jelasnya.
Demikian juga dengan zona merah lainnya di RW 01 Mangga Besar. Seorang warga bernama Rendi menyebut tak ada perubahan apapun begitu PPKM diterapkan.
"Kayaknya sama aja dah, begini juga dari kemarin," pungkasnya.
Baca Juga: Hari Pertama PPKM Mikro, Kasus Covid-19 Indonesia Tambah 8.700 Orang
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen
-
Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan
-
MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba
-
Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi
-
Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
-
Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal
-
Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi