Suara.com - Seekor koala berlari melintas di sebuah ruas jalan tol di Australia Selatan, berhasil diselamatkan. Meskipun begitu, penyelamatan ini menyebabkan terjadinya tabrakan beruntun enam mobil.
Kepolisian Australia Selatan mengonfirmasi bahwa kecelakaan beruntun pada Senin (8/2) pagi terjadi saat seorang lelaki menghentikan mobilnya di Jalan Tol Tenggara (South Eastern Freeway) di Adelaide, untuk berusaha menyelamatkan seekor koala di jalan itu.
Nahas, mobilnya ditabrak dari belakang dan menyebabkan tabrakan beruntun.
Nadia Tugwell, perempuan asal Adelaide, mengatakan kepada radio Australian Broadcasting Corporation (ABC) bahwa hewan marsupial itu akhirnya ikut dalam mobilnya setelah misi penyelamatan yang memakan waktu lama.
"Saya sedang sibuk dengan urusan saya sendiri ketika tiba-tiba saja saya melihat seekor koala kecil berada di antara mobil-mobil dan penghalang beton, tepat di dekat saya," ujarnya dilansir laman Xinhua, Rabu (10/2/2021).
"Saya melihat seorang perempuan mengejar di belakangnya, berusaha menangkap dengan selimut atau semacamnya. Kami pun langsung menangkapnya, menutupinya (dengan selimut), dan akhirnya hewan itu ada di mobil saya karena wanita tadi membawa anak-anak di mobilnya," jelas dia.
Tugwell, yang juga pernah menyelamatkan beberapa hewan, mengatur untuk bertemu dengan pihak Organisasi Penyelamatan Koala Adelaide (Adelaide Koala Rescue) di sebuah pom bensin terdekat.
Meskipun begitu, satu orang yang terlibat dalam kecelakaan mobil dilarikan ke rumah sakit akibat cedera leher. Damien Eichner, aparat Kepolisian Australia Selatan, melontarkan imbauan agar para pengemudi tidak berhenti di jalan tol.
"Siapa pun yang meninggalkan kendaraan mereka di jalan tol yang ramai seperti itu menempatkan diri mereka dalam risiko ekstrem. Meski keselamatan hewan penting bagi kita, keselamatan manusia lebih penting lagi," pungkasnya.
Baca Juga: Ternyata Ini Alasan Orang Indonesia Investasi Hunian Vertikal di Australia
Berita Terkait
-
Ratusan Ribu Tikus Serang Sejumlah Kota di New South Wales, Petani Terancam
-
Luncurkan News Showcase, Google Bayar Artikel dari Media-media Australia
-
Termasuk Abimanyu, Ini 4 Pemain Indonesia yang Pernah Main di Australia
-
Gara-gara Satu Kasus COVID-19, Kota Perth Lockdown Selama Lima Hari
-
Sudah Tiba di Sydney, Syahrian Abimanyu Segera Berseragam Newcastle Jets
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Polandia Pecahkan Rekor Suhu Tertinggi 40,5C, Gelombang Panas Eropa Bergerak ke Timur
-
Italia Siaga Gelombang Panas Ekstrem, Suhu Tembus 40 C Korban Jiwa Berjatuhan
-
Gempa Susulan 4,8 M Guncang Venezuela, Korban Tewas Tembus 1400 Jiwa
-
Pakar Manajemen Publik: Ambisi Politik Keluarga Jokowi Berisiko Rusak Kepercayaan Demokrasi
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI, Forum Konferensi Republik Terpaksa Pindah ke Kafe
-
Tim Jibom Polda Papua Musnahkan 2 Granat Nanas Peninggalan Perang Dunia II
-
81 Tahun Menanti, Warga Sipiongot Beri Tradisi Ini ke Bobby Nasution Usai Jalan Tembus Dibangun
-
DJKI Cermati 124 Situs Hasil Laporan Motion Picture Association
-
Open House Sekolah Rakyat Palembang: Gus Ipul Minta Penjangkauan Siswa Dilakukan Secara Jujur