Suara.com - Syahrian Abimanyu sukses mengukir namanya jadi salah satu pemain Indonesia yang berkarie di Australia. Terbaru, gelandang 21 tahun itu baru saja diresmikan oleh Newcastle Jets FC.
Kepastian ini diumumkan oleh Newcastle Jets melalui laman resmi klub, Jumat (5/2/2021). Abi, sapaan akrabnya, bergabung kontestan A-League 2020/2021 (kasta teratas Liga Australia) itu dengan status pinjaman dari Johor Darul Ta'zim (JDT) hingga akhir musim.
Manajer Newcastle Jets, Joel Griffiths, memberikan pujian setinggi langit terkait kualitas Abi. Eks pemain Sriwijaya FC dan Madura United itu dianggap sebagai gelandang yang memiliki umpan ciamik.
"Abi pemain yang sangat terampil dan bisa melihat peluang umpan. Dia masih muda, tapi memiliki ketrampilan sebagai pemain menyerang," kata Joel Griffiths.
Abimanyu saat ini sudah berada di Sydney, Australia. Dia harus menjalani karantina mandiri selama 14 hari sebelum bergabung rekan-rekan barunya.
Selain itu, Abimanyu juga belum bisa langsung memperkuat Newcastle Jets karena jendela transfer A-League 2020/2021 baru dibuka pada 16 Februari 2021.
Abimanyu sendiri bukan satu-satunya pemain Indonesia yang pernah berkarier di Australia. Sebelumnya ada tiga pemain yang lebih dulu mencicipi kerasanya kompetisi di Negeri Kangguru tersebut, berikut daftarnya.
1. Iswadi Idris
Iswadi Idris menjadi pemain Indonesia pertama yang bermain di Liga Australia, bahkan di luar negeri. Ia bergabung bersama klub semi profesional, Western Suburb Club Sydney, tahun 1974-1975.
Baca Juga: Syahrian Abimanyu Resmi Gabung Klub Australia, Newcastle Jets
Namun sayang, tidak banyak info terkait pencapaian Iswasi Idris selama berkarier di Australia.
Karier Sergio Van Dijk di Liga Australia terbilang cukup sukses. Ia terkenal sebagai stiker haus gol dan pernah menjadi top skor Liga Australia bersama Adelaide United 2011 dengan torehan 16 Gol.
Setelah itu, Van Dijk bermain di Indonesia bersama Persib Bandung. Ia kemudian sempat kembali ke Adelaide United tahun 2016.
3. Yandi Sofyan
Sosok Yandi Sofyan pernah bermain di Liga Australia. Pada 2013, ia dipinjamkan Arema Cronus ke Brisbane Road hingga 2014.
Tag
Berita Terkait
-
15 Juta Penduduk Usia Produktif Belum Punya Rekening Bank
-
Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk
-
Hasil BRI Super League: Taklukkan Bali United, MU Menjauh dari Zona Merah
-
Pasrah Turun Kasta, Semen Padang Mulai Kibarkan Bendera Putih
-
Nenek Lahir di Jakarta, Eks Anak Asuh Giovanni van Bronckhorst Siap Bela Timnas Indonesia
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati